Kekompakan Jaksa Agung dan Kapolri Dinilai Jadi Warning bagi Koruptor
Rabu, 29 Mei 2024 - 08:26 WIB
loading...
Kekompakan Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/5/2024) dinilai jadi warning bagi para koruptor. Foto/Raka Dwi Novianto
A
A
A
JAKARTA - Kekompakan Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/5/2024) dinilai jadi warning bagi para koruptor. Momen kekompakan itu terjadi pada acara Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Summit 2024 dan peluncurkan Government Technology (GovTech) Indonesia.
Sigit pun mengajak Burhanuddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto foto bareng saat itu. Ketiganya terlihat akrab dan melempar senyum saat berfoto bersama.
"Kemesraan antara Kapolri dan Jaksa Agung menunjukkan kekompakan atau kesolidan antar institusi penegak hukum sekaligus warning atau peringatan bagi para koruptor dan pelaku kejahatan lainnya. Bahwa negara tidak boleh dan tidak akan kalah," kata Pendiri Haidar Alwi Institute R Haidar Alwi, Selasa (28/5/2024).
Baca juga: Kapolri Ajak Foto Bareng Jaksa Agung dan Panglima TNI di Istana Negara
Apalagi, kata dia, kemesraan itu juga melibatkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto dan Panglima TNI yang menandakan kebijakan di bidang politik, hukum, dan keamanan terkoordinasi dengan baik dan negara siap menghadapi segala bentuk ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar.
Sigit pun mengajak Burhanuddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto foto bareng saat itu. Ketiganya terlihat akrab dan melempar senyum saat berfoto bersama.
"Kemesraan antara Kapolri dan Jaksa Agung menunjukkan kekompakan atau kesolidan antar institusi penegak hukum sekaligus warning atau peringatan bagi para koruptor dan pelaku kejahatan lainnya. Bahwa negara tidak boleh dan tidak akan kalah," kata Pendiri Haidar Alwi Institute R Haidar Alwi, Selasa (28/5/2024).
Baca juga: Kapolri Ajak Foto Bareng Jaksa Agung dan Panglima TNI di Istana Negara
Apalagi, kata dia, kemesraan itu juga melibatkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto dan Panglima TNI yang menandakan kebijakan di bidang politik, hukum, dan keamanan terkoordinasi dengan baik dan negara siap menghadapi segala bentuk ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar.
Lihat Juga :