Muhammadiyah Luncurkan Program Pembinaan Perdamaian bagi Warga Palestina

Senin, 27 Mei 2024 - 16:08 WIB
loading...
Muhammadiyah Luncurkan...
Peluncuran program pembinaan perdamaian bertajuk Palestine Peacebuiding Lab: Being a Peace Agent di Aula lt 6 Masjid At-Tanwir PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2024). FOTO/MPI/WIDYA MICHELLA
A A A
JAKARTA - Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah menggandeng organisasi lokal Palestina Witness/Syahid memulai program pembinaan perdamaian bertajuk Palestine Peacebuiding Lab: Being a Peace Agent. Program ini sebagai bentuk dukungan komprehensif Muhammadiyah terhadap upaya perdamaian kemerdekaan Palestina .

"Inisiatif Perdamaian Palestina ini akan melengkapi berbagai bentuk bantuan nyata yang selama ini diberikan oleh Muhammadiyah untuk Palestina. Di antaranya bantuan kemanusiaan, tim medis darurat, beasiswa bagi pelajar Palestina di perguruan tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA), dan program pengembangan masyarakat," kata Sekretaris Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yayah Khisbiyah saat peluncuran program di Aula lt 6 Masjid At-Tanwir PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2024).

Inisiatif Perdamaian Muhammadiyah untuk Palestina memfasilitasi kampanye/advokasi melalui penyampaian cerita, peningkatan kapasitas dialog multikultural non-kekerasan pemuda Palestina dan diplomasi perdamaian, dukungan psikososial untuk pemulihan trauma perang, dan pertukaran kunjungan untuk Palestina.



Kegiatan program akan berfokus pada hak asasi manusia, kesetaraan gender, dan keadilan sosial ekonomi, serta Holy Land Trust yang bergerak di bidang non-kekerasan, perdamaian, dan peningkatan kesadaran sosial politik di Palestina. Kegiatan dilaksanakan bersama dengan beberapa organisasi akar rumput yang dikoordinasikan oleh Witness Center.

"Tujuan utama dari program ini adalah untuk mengadvokasi pemberdayaan dan inklusi pemuda sebagai katalis transformasi konflik, dan untuk memperkuat keamanan manusia bagi pengungsi dan korban perang, terutama dari Gaza. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap proses pembangunan perdamaian yang dilakukan oleh berbagai mitra dan pemangku kepentingan demi masa depan kemerdekaan Palestina yang adil dan sejahtera," katanya.

Nantinya para peserta akan mendapatkan materi mengembangkan kapasitas pemuda dan perempuan dalam dialog multikultural tanpa kekerasan dan keterampilan diplomasi untuk penyelesaian konflik, meningkatkan kesadaran melalui media untuk memerangi ujaran kebencian, misinformasi, stereotip, dan diskriminasi, dan penguatan ketahanan psikososial melalui konseling psikoedukasi pada pemulihan trauma perang.

Baca juga: Forum Rektor PT Muhammadiyah Kecam OKI hingga Negara Arab Atas Agresi Israel di Palestina

Kemudian melakukan advokasi kebijakan melalui kampanye global untuk Gaza/Palestina. Kunjungan timbal balik antara Pimpinan Pusat dan delegasi multipihak Palestina ke Jakarta-Yogyakarta (Indonesia), dan ke Tepi Barat-Ramallah (Palestina).

"Penerima manfaat dari program ini antara lain adalah korban perang dan genosida Israel di Gaza, pengungsi Gaza, pemuda dan perempuan sebagai aktivis perubahan atau mereka yang terkena dampak konflik, serta penyandang disabilitas di wilayah utara Tepi Barat," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Berita Terkini
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Infografis
Pakistan Balas Serangan...
Pakistan Balas Serangan India, Luncurkan Operasi Bunyan Marsoos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved