3 Fakta Menarik Pedang Samurai Jepang Milik Jenderal TNI Ahmad Yani

Sabtu, 25 Mei 2024 - 06:23 WIB
loading...
A A A
Ketika Ahmad Yani menjalani pendidikan dan pelatihan militer inilah terdapat sebuah kisah dia mendapatkan pedang Samurai Jepang legendaris.

3 Fakta Menarik Pedang Samurai Jepang Legendaris Milik Jenderal Ahmad Yani

1. Didapat dari Kapten Yanagawa Moichiro

Katana legendaris didapat Ahmad Yani ketika mengikuti pendidikan militer Heiho di Magelang, Jawa Tengah lalu bergabung dengan tentara Pembela Tanah Air (PETA).

Selama masa pendidikan keras empat bulan itulah, kemampuan Ahmad Yani memperoleh pengakuan. Kapten Yanagawa Moichiro sebagai pengawas pelatihan memberikan Ahmad Yani sebuah Katana sebagai pengakuan atas kompetensinya.

Sebelum menjalani pelatihan yang keras itu, Ahmad Yani dikirim ke Bogor, Jawa Barat untuk mengikuti pendidikan militer secara lebih intensif. Mungkin karena inilah Ahmad Yani memiliki kemampuan di atas rata-rata.

2. Pandai Bermain Sendai

Menurut penuturan anak Jenderal Ahmad Yani, Amelia A Yani, Sarwo Edhie Wibowo mengungkapkan jika Jenderal Ahmad Yani memang seorang prajurit, ahli strategi perang sejak masuk PETA di Bogor.

"Dia juga pandai main Sendai, olahraga Jepang dengan pedang Samurai. Karena pandainya itu, dia bisa lulus dengan baik dan diberi pedang (gunto) yang paling panjang," ujar Sarwo Edhie berdasarkan penuturan Amelia A Yani.

3. Pedang Gunto Diperoleh Ahmad Yani

Gunto merupakan nama yang digunakan untuk Pedang Samurai Jepang. Pedang ini kerap digunakan oleh tentara dan Angkatan Laut Jepang setelah berakhirnya Samurai pada tahun 1868.

Dengan diproduksinya secara massal, Gunto menjadi perlengkapan standar dalam militer baru, mengambil tempat pedang yang dikenakan oleh kelas Samurai selama masa feodal. Tak heran jika pada masa penjajahan Jepang pedang ini menjadi salah satu ciri khas yang dimiliki setiap militer Jepang.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Rekomendasi
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Begini Respons Pihak...
Begini Respons Pihak Ruben Onsu Usai Giorgio Antonio Beri Klarifikasi di Medsos
FIFA Selidiki Spanduk...
FIFA Selidiki Spanduk Kontroversial Argentina soal Kepulauan Falkland
Berita Terkini
Fenomena Matahari Tepat...
Fenomena Matahari Tepat di Atas Kakbah, Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Titik
Periksa Anggota BPK...
Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, KPK Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Pemkab Muara Enim
Hari Ini, Tersangka...
Hari Ini, Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Infografis
3 Pangdam Lulusan Akmil...
3 Pangdam Lulusan Akmil 1996, Semuanya Jenderal Kopassus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved