Manfaatkan Digitalisasi, Ecolab Dorong Kualitas dan Akses Air Bersih

Jum'at, 24 Mei 2024 - 20:21 WIB
loading...
Manfaatkan Digitalisasi,...
Ecolab memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan kualitas dan akses air bersih di Indonesia. Foto: Dok SINDOnews
A A A
BADUNG - Memanfaatkan digitalisasi, peningkatan kualitas dan akses air bersih di Indonesia terus dilakukan Ecolab. Hal ini mendukung sanitasi dan menekan risiko kekurangan air yang diperkirakan mencapai hingga 56 persen pada 2030, berdasarkan riset World Resources Institute.

“Kami sediakan solusi untuk layanan industri dengan menggabungkan teknologi dan inovasi digital untuk mengolah air menjadi bersih,” kata Presiden Direktur Ecolab Evan Jayawiyanto di sela World Water Forum Ke-10 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, belum lama ini.

Baca juga: Begini Cara Arab Saudi Membuat Air Bersih

Menurut dia, Ecolab menghadirkan inovasi digital untuk mengawasi sejumlah parameter air bersih di antaranya bebas dari kandungan bakteri.

Selain itu, Ecolab juga memiliki teknologi menyaring dan menyuling air agar dapat memenuhi rekomendasi parameter air bersih. “Jadi kami bantu memonitor dari sisi digital. Kami bisa melihat air bersih, apakah itu cukup kualitasnya sebagai air bersih atau perlu ditingkatkan penyaringan, penyulingan, reaksi kimia, dan mengolah air itu supaya kualitasnya lebih bagus,” ungkapnya.

Dia mengajak pelanggan khususnya di sektor industri untuk meningkatkan kesadaran agar air yang sudah dimanfaatkan dapat diolah atau didaur ulang supaya digunakan kembali menjadi air yang lebih bersih.

Dengan begitu, air tidak terbuang percuma dan kesempatan mendapatkan air diharapkan menjadi lebih merata.

Di sisi lain, persoalan air di Indonesia masih memiliki tantangan tersendiri misalnya di daerah perkotaan yang memiliki akses air, namun masih belum terkelola optimal terutama menyangkut limbah cair atau air yang sudah dimanfaatkan.

Sedangkan di daerah pelosok, untuk meningkatkan akses air salah satunya perlu diintervensi dengan investasi untuk infrastruktur khususnya dalam penyaringan, penyulingan, pemurnian air hingga menjadi lebih bersih.

Persoalan menyangkut air mulai dari akses hingga keterbatasan pasokan menjadi salah satu topik pembicaraan dalam World Water Forum Ke-10 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, 18-25 Mei 2024.

Berdasarkan laporan terbaru PBB yakni World Water Development Report 2024 yang dipublikasikan oleh UNESCO pada Maret 2024, sekitar 2,2 miliar orang di dunia tidak memiliki akses terhadap air minum. Selain itu, sekitar 3,5 miliar orang memiliki keterbatasan terhadap sanitasi yang aman.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Hari Buruh, Nurul Arifin...
Hari Buruh, Nurul Arifin Dorong Transformasi Pekerja Indonesia Hadapi Era AI dan Digitalisasi
ITB Dorong Percepatan...
ITB Dorong Percepatan Akses Digital Indonesia
Pilot Project Digitalisasi...
Pilot Project Digitalisasi Bansos Diperluas, 78 Persen Daerah di Luar Pulau Jawa
Cyber Warfare, Kunci...
Cyber Warfare, Kunci Keberhasilan Operasi Absolute Resolve
Negara Online, Produktivitas...
Negara Online, Produktivitas Jangan Offline
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rekomendasi
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Berita Terkini
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved