Buka FGD Penyusunan Renstra BP2MI 2025-2029, Benny Rhamdani: Gunakan Mistar Ukur yang Tepat
Rabu, 22 Mei 2024 - 22:27 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga mengajak agar penyamaan persepsi dilakukan secara efektif. Tak hanya itu, FGD harus melahirkan output bagi implementasi program BP2MI saat ini dan di tahun-tahun mendatang. Dari aspek materi Benny meminta agar difokuskan agar melahirkan keselarasan antar program.
Pertama telah dilaksanakannya kick off meeting yang dilanjutkan dengan workshop Pemantapan Kerangka kerja Penyusunan Rencana Strategis BP2MI Tahun 2025-2029. Kemudahan FGD sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut.
"Kita akan bersama-sama berdiskusi untuk menganalisa data capaian kinerja BP2MI Tahun 2020-2024,” papar Benny.
Selain itu, Benny memaparkan soal peta jalan yang bersifat strategis dan harus dilakukan BP2MI agar tidak melahirkan kontradiksi antara satu program dengan program lainnya. Dia meminta agar konstruksi dari perencanaan program dikaji secara matang.
Baca juga: BP2MI Temui GIZ dan BA, Buka Peluang Sektor Hospitality di Jerman
"Intinya peta strategis harus disusun menggunakan mistar ukur yang mampu mengukur dan menarik garis yang saling menghubungkan secara tepat antara dimensi perencanaan, pelaksanaan program kegiatan, kebutuhan anggaran, dan output yang mampu menjawab target secara universal," pungkas Benny.
Pertama telah dilaksanakannya kick off meeting yang dilanjutkan dengan workshop Pemantapan Kerangka kerja Penyusunan Rencana Strategis BP2MI Tahun 2025-2029. Kemudahan FGD sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut.
"Kita akan bersama-sama berdiskusi untuk menganalisa data capaian kinerja BP2MI Tahun 2020-2024,” papar Benny.
Selain itu, Benny memaparkan soal peta jalan yang bersifat strategis dan harus dilakukan BP2MI agar tidak melahirkan kontradiksi antara satu program dengan program lainnya. Dia meminta agar konstruksi dari perencanaan program dikaji secara matang.
Baca juga: BP2MI Temui GIZ dan BA, Buka Peluang Sektor Hospitality di Jerman
"Intinya peta strategis harus disusun menggunakan mistar ukur yang mampu mengukur dan menarik garis yang saling menghubungkan secara tepat antara dimensi perencanaan, pelaksanaan program kegiatan, kebutuhan anggaran, dan output yang mampu menjawab target secara universal," pungkas Benny.
(kri)
Lihat Juga :