alexametrics

HT Turun Langsung Berikan Pembekalan Caleg Perindo di Riau

loading...
HT Turun Langsung Berikan Pembekalan Caleg Perindo di Riau
Ketua Umum (Ketum) Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) akan turun langsung memberikan pembekalan caleg dan pengurus partai nomor urut 9 ini di Riau. Foto/SINDOnews/Banda Tanjung
A+ A-
PEKANBARU - Caleg Partai Perindo Riau akan diberikan pembekalan untuk pemantapan menghadapi Pileg 2019. Ketua Umum (Ketum) Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) akan turun langsung memberikan pembekalan caleg dan pengurus partai nomor urut 9 ini.

Ketua DPW Partai Perindo Riau, Ahmi Septari mengatakan kegiatan ini akan digelar hari ini di Hotel Premiere Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman. Selain HT, kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua bidang Kader dan Saksi, Agus Erwin.

"Ketum nanti akan memberikan pembekalan semua caleg untuk kegiatan teknis rekrutmen saksi di TPS," ujar Ahmi Septari, Selasa (19/2/2019). (Baca juga: HT: Caleg Harus Turun, Berjuang untuk Masyarakat)



Ahmi mengatakan, tema dari kegiatan ini adalah Pembekalan Caleg dan Konsolidasi Partai Dalam Pemilu Legislatif 2019 Daerah Pemilihan Provinsi Riau. Selain caleg semua pengurus juga hadir.

"Untuk di Riau caleg yang maju dari Partai Perindo ada 449 orang. Ketum nanti akan memotivasi kader agar lebih siap dan sukses di Pileg," ucap Ahmi yang juga Caleg DPR RI Dapil I Riau.

Di Provinsi Riau jumlah TPS ada 17.636 yang tersebar di 12 kabupaten dan kota. TPS merupakan salah satu yang harus dipantau untuk meminimalisir kecurangan dari pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Jadi kita harus menjaga dengan baik hasil pemungutan suara," imbuh anak mantan Gubernur Riau ini.

Selain melakukan orasi politik, HT juga akan menyapa warga Pekanbaru. "Nanti Pak Ketum juga akan bertemu dengan warga di Leng Kafe dan ada acara menanam jagung dengan petani," imbuhnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak