Danjen Kopassus di Era Soekarno, Nomor 1 Pelatih Pertama Pasukan Elite Korps Baret Merah

Rabu, 15 Mei 2024 - 06:49 WIB
loading...
A A A
Selain jabatan militer, dia juga pernah menduduki sipil antara lain, Gubernur Provinsi Riau, Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) Golongan Daerah. Termasuk Irjen Kemenkeu RI dan Gubernur Provinsi Sumatera Utara pada 1983-1988. Kaharuddin Nasution meninggal dunia pada 25 September 1990 dan dimakamkan di Taman Makam Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan.

Danjen Kopassus di Era Soekarno, Nomor 1 Pelatih Pertama Pasukan Elite Korps Baret Merah


4. Mayjen TNI (Purn) Mung Prahadimulyo

Mayjen TNI (Purn) Mung Prahadimulyo tercatat sebagai Danjen Kopassus keempat. Saat itu, Kopassus masih bernama RPKAD. Dia menjabat selama enam tahun sejak 1958 hingga 1964.

Jenderal Kopassus kelahiran Yogyakarta, 11 Januari 1925 silam ini merupakan tokoh militer yang cukup disegani khususnya di Korps Baret Merah. Dia pernah menjabat sebagai Komandan Kompi IV Batalyon Nasuhi, Brigade Samsu, Divisi Siliwangi pada 1949, kemudian Danyonif Linud 305/Tengkorak pada 1949—1953.

Selain itu, menjadi Komandan RPKAD pada 1958—1964. Dari situ dia dipercaya menjadi Pangdam IX/Mulawarman 1964—1970 dan Komandan Pussenif. Selama mengabdi di militer, Mung pernah terlibat dalam operasi RTP 1 untuk merebut Kota Tondano di Sulawesi Utara. Mung wafat pada 22 Desember 2012 di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Danjen Kopassus di Era Soekarno, Nomor 1 Pelatih Pertama Pasukan Elite Korps Baret Merah

5. Letjen TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo

Letjen TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, tercatat sebagai Komandan RPKAD atau Danjen Kopassus ke-5. Dia menjabat selama 3 tahun sejak 1964 hingga 1967.

Ayah kandung dari Danjen Kopassus ke-23 Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo ini merupakan tokoh militer terutama di Korps Baret Merah Kopassus yang sangat disegani dan dihormati.

Pria kelahiran Purworejo 25 Juli 1925 ini merupakan orang kepercayaan Soeharto dalam operasi penumpasan G30S/PKI di Indonesia. Bahkan, Sarwo Edhie terjun langsung memimpin pasukannya memerangi gerakan yang akan mengganti ideologi Pancasila dengan Komunis itu di Jawa Tengah.

Selama mengabdi di militer, ayah dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini merupakan Jenderal Kopassus yang memiliki karier cemerlang. Sarwo Edhie pernah menjabat sebagai Komandan Batalion Divisi Diponegoro pada 1945-1951, kemudian Komandan Resimen Divisi Diponegoro pada 1951-1953, Wakil Komandan Resimen AMN pada 1959-1961.

Sarwo Edhie juga pernah menjabat Wadan RPKAD (1962-1964 hingga akhirnya menjadi orang nomor satu di Korps Baret Merah sebagai Komandan RPKAD atau Danjen Kopassus pada 1964-1967.

Selanjutnya, dia dipercaya menjadi Pangdam II/Bukit Barisan pada 1967-1968, kemudian menjadi Pangdam XVII/Tjenderawasih pada 1968-1970 hingga Gubernur AKABRI 1970-1974.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
KSAD Maruli Simanjuntak:...
KSAD Maruli Simanjuntak: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Mama Sinta Tegaskan...
Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Inisiatif dan Pakai Biaya Sendiri
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Rekomendasi
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Berita Terkini
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Kapolda Riau Gaungkan...
Kapolda Riau Gaungkan Polisi Penjaga Peradaban di Dies Natalis Ke-80 STIK Polri
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved