Anggota DPR Yakin Pemerintah Bisa Jaga Stabilitas Politik agar Tidak Ganggu Ekonomi
Selasa, 14 Mei 2024 - 21:35 WIB
loading...
Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar Puteri Anetta Komarudin meyakini bahwa pemerintah bisa menjaga stabilitas politik. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar Puteri Anetta Komarudin meyakini bahwa pemerintah bisa menjaga stabilitas politik. Hal tersebut penting untuk menjaga perekonomian tetap tumbuh.
“Selama dua tahun ini, saya merasa pemerintah telah berhasil mengontrol situasi politik tetap kondusif, baik selama persiapan maupun pelaksanaan pemilu. Buktinya, ekonomi kita tetap tumbuh 5,05% sepanjang 2023 dan meningkat menjadi 5,11% pada triwulan I-2024,” ujar Puteri, Selasa (14/5/2024).
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII ini menuturkan bahwa ekonomi nasional selama triwulan I-2024 mampu tumbuh solid hingga 5,11% (yoy) yang didorong kuatnya aktivitas ekonomi domestik. Tercatat aktivitas produksi yang semakin meningkat tercermin dari Prompt Manufacturing Index (PMI) yang berada di Zona Ekspansi yang mencapai 52,80%.
Baca juga: Legislator Yakin Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Lebih Baik, Stabilitas Politik Jadi Penentu
“Lebih tinggi dibanding negara lain seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Malaysia,” ungkapnya.
“Selama dua tahun ini, saya merasa pemerintah telah berhasil mengontrol situasi politik tetap kondusif, baik selama persiapan maupun pelaksanaan pemilu. Buktinya, ekonomi kita tetap tumbuh 5,05% sepanjang 2023 dan meningkat menjadi 5,11% pada triwulan I-2024,” ujar Puteri, Selasa (14/5/2024).
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII ini menuturkan bahwa ekonomi nasional selama triwulan I-2024 mampu tumbuh solid hingga 5,11% (yoy) yang didorong kuatnya aktivitas ekonomi domestik. Tercatat aktivitas produksi yang semakin meningkat tercermin dari Prompt Manufacturing Index (PMI) yang berada di Zona Ekspansi yang mencapai 52,80%.
Baca juga: Legislator Yakin Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Lebih Baik, Stabilitas Politik Jadi Penentu
“Lebih tinggi dibanding negara lain seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Malaysia,” ungkapnya.
Lihat Juga :