Apa Arti Baret Merah Kopassus? Ini Penjelasannya

Senin, 13 Mei 2024 - 16:33 WIB
loading...
Apa Arti Baret Merah...
Baret Merah yang menjadi ciri khas dari Kopassus TNI AD, memiliki arti yang cukup dalam. Foto/Pen Kopassus
A A A
JAKARTA - Baret Merah yang menjadi ciri khas dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), memiliki arti yang cukup dalam. Pasukan ini dibentuk pada 16 April 1952 oleh Panglima Tentara Territorium III/Siliwangi Kolonel AE Kawilarang atas gagasan Letkol Slamet Riyadi.

Dikutip dari Kopassus.mil.id, Senin (13/5/2024), Baret Merah Kopassus memiliki arti laksana api yang membara, yakni memiliki keberanian, kecekatan, dan keterampilan sebagai prajurit komando yang mencakup kemampuan di bidang operasi darat, laut, dan udara.

Dalam perjalanan sejarahnya, awal dibentuknya Kopassus bermula dari operasi penumpasan RMS di Maluku. Adanya korban yang tidak sedikit dari pihak TNI, mengilhami Letkol Slamet Riyadi mempelopori pembentukan satuan pemukul yang bisa digerakkan cepat dan tepat.

Tragedi terjadi, sebelum mewujudkan rencana tersebut, Letkol Slamet Riyadi gugur saat pertempuran di sekitar kota Ambon. Langkah ini dilanjutkan oleh Kolonel A E Kawilarang, melalu instruksi Panglima Tentara dan Teritorium III No.55/instr/PDS/52 tanggal 16 April 1952 dibentuklah Kesatuan Komando Tentara Territorium III/Siliwangi (Kesko TT).

Baca juga: 7 Fakta Kopassus, Nomor Terakhir Komandan Pertama Baret Merah

Pada 9 Februari 1953, Kesko TT dialihkan dari Siliwangi dan langsung berada di bawah KSAD. Pada 18 Maret 1953 Mabes ABRI mengambil alih dari Komando Siliwangi dan kemudian mengubah namanya menjadi Korps Komando Angkatan Darat (KKAD). Pada 25 Juli 1955 organisasi KKAD ditingkatkan menjadi Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD). Pada 1959 unsur-unsur tempur dipindahkan ke Cijantung, Jakarta Timur.

Kemudian di tanggal 12 Desember 1966 RPKAD berubah menjadi Pusat Pasukan Khusus Angkatan Darat (Puspassus AD). Nama Puspassus AD hanya bertahan lima tahun. Pada 17 Februari 1971, Puspassus AD berubah menjadi Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha). Seiring reorganisasi di tubuh ABRI, sejak 26 Desember 1986 Kopassandha berubah menjadi Kopassus hingga kini.

Struktur dalam organisasi group Kopassus ada beberapa bagian, yakni Makopassus yang berkedudukan di Cijantung dengan sesanti Pataka Tribuana Chandraca Satya Dharma.

Group-1/Parako, berkedudukan di Serang dengan sesanti Dhuaja Eka Wastu Baladika. Kemudian Group-2/Sandha, erkedudukan di Solo dengan sesanti Dhuaja Dwi Dharma Bhirawayudha.

Selanjutnya Group-3/Sandha, berkedudukan di Cijantung dengan sesanti Dhuaja Tri Kottaman Wira Naraca Byuha. Serta pudiklatpassus, berkedudukan di Batujajar dengan sesanti Sempana Tri Yudha Cakti dan Sat-81/Gultor, berkedudukan di Cijantung dengan sesanti Dhuaja Siap Setia Berani.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
Ryamizard Ryacudu Meninggal...
Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, TNI AD Berduka: Pengabdiannya Inspirasi bagi Prajurit
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
TNI AD Turun Perkuat...
TNI AD Turun Perkuat Patroli Antibegal, Kadispenad: Penindakan Tetap Wewenang Polisi
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Haru Warga Sragen,...
Kisah Haru Warga Sragen, Dulu BAB Numpang di Rumah Tetangga Kini Punya Jamban TMMD
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved