Konflik Palestina-Israel Bisa Berakhir jika Tak Ada Campur Tangan Kekuatan Asing
Rabu, 08 Mei 2024 - 16:28 WIB
loading...
A
A
A
“Demikian juga Hamas yang dituduhkan dibantu oleh Iran, yang itu saya sanksikan ya karena Hamas itu kekuatan Sunni dan Iran itu kekuatan Syiah yang dalam hal ini sangat sulit, Saya membayangkan Iran itu mendukung Hamas ya secara riil. Kalau hanya dukungan moril mungkin tetapi kalau seperti dukungan Amerika Serikat terhadap Israel itu seperti tidak mungkin,” paparnya.
“Tapi kalau oke, yang pihak Hamas dibiarkan saja dan Israel dibiarkan mereka akan mencari solusi itu ya. Solusinya itu kedua belah pihak itu akan berunding ya,” tambah Siti.
Siti mengungkapkan alasan perundingan two state solution atau solusi dua negara dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 1947 tidak dijalankan secara efektif. Pasalnya, baik Palestina maupun Israel sama-sama tidak mendapatkan wilayah yang diinginkan.
“Kalau menurut saya, kedua belah pihak karena Israel tidak mendapatkan yang wilayah yang seperti dijanjikan Tuhan yaitu wilayah Yudea dan Samaria yang sekarang disebut sebagai West Bank,” ujar Siti.
“Mereka berunding-berunding tetapi tidak membicarakan kemerdekaan Palestina, ya percuma. Secara teori perundingan antara negara penjajah dan yang dijajah itu harus membicarakan kemerdekaan,” pungkasnya.
“Tapi kalau oke, yang pihak Hamas dibiarkan saja dan Israel dibiarkan mereka akan mencari solusi itu ya. Solusinya itu kedua belah pihak itu akan berunding ya,” tambah Siti.
Siti mengungkapkan alasan perundingan two state solution atau solusi dua negara dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 1947 tidak dijalankan secara efektif. Pasalnya, baik Palestina maupun Israel sama-sama tidak mendapatkan wilayah yang diinginkan.
“Kalau menurut saya, kedua belah pihak karena Israel tidak mendapatkan yang wilayah yang seperti dijanjikan Tuhan yaitu wilayah Yudea dan Samaria yang sekarang disebut sebagai West Bank,” ujar Siti.
“Mereka berunding-berunding tetapi tidak membicarakan kemerdekaan Palestina, ya percuma. Secara teori perundingan antara negara penjajah dan yang dijajah itu harus membicarakan kemerdekaan,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :