KSPI Tegaskan Tim Perumus Bukan Sekadar Stempel RUU Ciptaker

Selasa, 18 Agustus 2020 - 16:39 WIB
loading...
A A A
Karena itu, Said menyampaikan apresiasinya karena DPR telah menerima aspirasi serikat buruh dengan membuat timus. Soal aksi-aksi penolakan, tentu akan tetap dilakukan serikat buruh, karena itu menjadi proses yang berbeda dengan proses lobi yang berjalan di DPR. Sebab, proses dialog itu memang tetap harus dilalui. (Baca juga: Godok RUU Cipta Kerja, Serikat Pekerja Dukung DPR Bentuk Tim Bersama)

“Strategi kami, kami menyebutnya KLA. Konsep sedang kami serahkan, lobi sedang dalam proses, dan aksi. Take action akan kami ambil kalau ada proses-proses yang kami rasa perlu seluruh buruh dilibatkan, perlu seluruh masyarakat sipil dilibatkan,” paparnya.

“KSPI sebagai contoh, tanggal 25 Agustus akan melakukan aksi di depan Gedung DPR dan kantor Menko Perekonomian dan puluhan ribu lagi akan aksi di 20 provinsi, lebih dari 200 kabupaten/kota. Demikian pertemuan hari ini,” lanjutnya.

Dengan demikian, Said menambahkan, ada 30 serikat buruh yang terdiri atas federasi dan konfederasi. Misalnya, KSPSI Andi Gani yang di bawahnya terdapat 13 federasi serikat buruh, lalu KSPI punya 9 federasi dan beberapa federasi di bawah KSPSI Yoris Raweyai. Jadi, di sini ada 75% dan di tim teknis ada 25%. Namun, itu menjadi proses demokrasi yang harus dihargai.

“Belum lagi dari serikat-serikat buruh yang lain, ada MSPI, ada PPMI, dan beberapa serikat buruh, forum guru honor dan tenaga honor. Jadi 75% yang mewakili anggota serikat buruh terlibat dalam timus, semacam timus untuk membentuk semacam tim buat pegangan Panja Baleg. Sementara di luar itu 25%, kami hargai sebagai sebuah proses demokrasi yang sudah diikuti tim teknis,” tandasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Rekomendasi
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
V BTS Minta ARMY Tak...
V BTS Minta ARMY Tak Datangi Hotel selama Tur Eropa, Ungkap Hanya Tidur 2,5 Jam
Berita Terkini
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
OTT KPK di Sumut, 7...
OTT KPK di Sumut, 7 Orang Ditangkap Termasuk Bupati Langkat
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Ubedilah Badrun: Kritik...
Ubedilah Badrun: Kritik Rocky Gerung pada Tiyo Ardianto Itu Keliru
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved