alexametrics

Makam Dipindah akibat Beda Pilih Caleg Bentuk Ketidakdewasaan Politik

loading...
Makam Dipindah akibat Beda Pilih Caleg Bentuk Ketidakdewasaan Politik
Keluarga membawa jenazah yang sebelumnya dimakamkan. Pemindahan makam ini diduga buntut perselisihan akibat perbedaan pilihan caleg. Foto/Jufri Tonapa/iNews TV
A+ A-
JAKARTA - Pemindahan dua kuburan di Gorontalo karena keluarga jenazah berbeda pilihan politik dengan pemilik tanah terkait pemilihan caleg menuai reaksi publik.

Analis Politik IndoStrategi Arif Nurul Imam menilai peristiwa tersebut merupakan bentuk ketidakdewasaan politik.

"Makam dipindahkan karena beda pilihan caleg merupakan bentuk ketidakdewasaan politik," kata Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Minggu (13/1/2019). (Baca juga: Makam Dibongkar akibat Beda Pilihan Politik, PBNU: Koyak Rasa Kemanusiaan)



Dia melanjutkan, ketidakdewasaan politik semacam itu kadang ditunjukkan oleh perilaku elite yang kemudian ditiru oleh masyarakat awam.

"Karena itu perlu pendidikan politik agar masyarakat bisa dewasa dalam politik, termasuk menyikapi perbedaan pilihan caleg," katanya.

Seperti diberitakan sejumlah media, pemilik tanah merupakan adik ipar dari caleg DPRD Bone Bolango yang diusung Partai Nasdem yakni Iriani Manoarfa. Dia marah dan diduga meminta makam dipindahkan dikarenakan keluarga almarhum memilih mendukung caleg partai lain.

Peristiwa pemindahan makan itu pun membuat pihak keluarga pemilik kuburan menangis histeris. Adapun dua kuburan yang dibongkar adalah makam Masri Dunggio dan Siti Aisah Hamsah.
(dam)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak