Dukung Presiden Terpilih, Partai Buruh Tetap Tegas Cabut Omnibus Law

Rabu, 01 Mei 2024 - 16:58 WIB
loading...
Dukung Presiden Terpilih,...
Presiden Partai Buruh yang juga Presiden KSPI Said Iqbal menegaskan tetap bersikukuh mencabut Omnibus Law UU Cipta Kerja. Foto: iNews Media/Danan Daya Arya Putra
A A A
JAKARTA - Presiden Partai Buruh yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan tetap bersikukuh mencabut Omnibus Law UU Cipta Kerja. Namun demikian, pihaknya mendukung Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Partai Buruh dan serikat buruh jelas, Omnibus law harga mati. Khususnya klaster ketenagakerjaan harus dihapus. Andaikan Bapak Prabowo mendengar aspirasi kami, keluarkan Perpu untuk klaster ketenagakerjaan saja dicabut dari Omnibus Law," ujar Said di Lapangan Madya Senayan, Jakarta, Rabu (1/5/2024).

Baca juga: Hari Buruh, Presiden KSPSI Dipilih Jadi Staf Ahli Polri Bidang Ketenagakerjaan

Cara lain yang bisa ditempuh untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh lewat kompleks parlemen. Dia meminta para anggota dewan memperjuangkan hal tersebut karena partainya tak masuk DPR.

"Ya tentu mendukung siapa pun presiden terpilih, tapi sekali lagi yang menjadi isu buruh tetap menjadi prioritas utama dari Partai Buruh untuk diperjuangkan baik karena kita belum masuk parlemen maupun kita minta teman-teman di parlemen memperjuangkan itu," ungkapnya.

Sejauh ini, dia belum memiliki agenda khusus bertemu Prabowo. Dia juga menegaskan kalau isu-isu terkait ketenagakerjaan akan terus disuarakan di pemerintahan Prabowo-Gibran. "Itu pasti karena kita kan partai kelas pekerja," sambungnya.

Dalam perayaan Hari Buruh Internasional, ada dua tuntutan utama yang diserukan yaitu cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja dan Hostum (hapus out sourcing tolak upah murah).
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
70 Anggota Parlemen...
70 Anggota Parlemen Inggris Tuntut PM Keir Starmer Mundur, Ini Penyebabnya
Rekomendasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Tantangan-tantangan...
Tantangan-tantangan Ekonomi Presiden Terpilih Prabowo Subianto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved