Program Ketahanan Pangan Desa Semakin Kuat dengan Kolaborasi Pentahelics

Minggu, 28 April 2024 - 19:46 WIB
loading...
Program Ketahanan Pangan...
Inspektur Jenderal TNI sekaligus Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Laksamana Madya (Laksdya) Dadi Hartanto mengatakan, Program Ketahanan Pangan Desa semakin kuat. Foto/MPI/masdarul khoiri
A A A
JAWA TIMUR - Dewan Ketahanan Nasional ( Wantannas ) mendorong penguatan Program Ketahanan Pangan. Khususnya yang menggunakan instrumen dana desa alias ketahanan pangan desa agar semakin terencana dan terkoordinasi antarstakeholders menggunakan skema pentahelics.

Langkah Wantannas ini menyusul kebijakan pemerintah yang mematok 20% dana desa untuk Program Ketahanan Pangan di 75.265 desa. Pemerintah melalui Kemendes-PDTT sudah tiga tahun ini sejak 2022-2024 telah mengalokasikan dana desa sebagai bagian program ketahanan pangan dengan mematok pagu 20% setiap desa.

“Pagu Dana Desa pada 2024 sebesar Rp71 triliun, 20 % dari total tersebut berarti Rp14 triliun di 75.000 desa,” kata Inspektur Jenderal TNI sekaligus Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Laksamana Madya (Laksdya) Dadi Hartanto pada Forum Group Discussion Ketahanan Pangan dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian PWI Jember 2024 di Aula Pendopo Pemkab Jember, Sabtu, 27 April 2024.

Baca juga: Jokowi Perintahkan Menlu Retno Urus Negosiasi Ketahanan Pangan dengan Vietnam

Kehadiran Dadi Hartanto diiringi rombongan pejabat Wantannas yang sekaligus kunjungan kerja ke produsen kedelai edamame PT Gading Mas Indonesia Teguh, Kecamatan Ajung. Rombongan juga mengunjungi PT Pupuk Indonesia dan fasilitas penggilingan padi dan gudang Perum Bulog di wilayah Kabupaten Jember.

Dadi Hartanto menyatakan, beberapa waktu ini Wantannas telah melakukan sejumlah kegiatan koordinasi dan kajian dalam rangka memberikan telaah kepada Presiden Indonesia guna melakukan penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Desa.

Baca juga: Tingkatkan Ketahanan Pangan, BUMN Didorong Jadi Katalisator bagi Koperasi

“Sejumlah rapat koordinasi melibatkan Badan Pangan Nasional, sejumlah asosiasi perangkat desa dan beberapa akademisi guna memperkuat implementasi Program Ketahanan Pangan. Kegiatan ini juga berkoordinasi dengan pihak Kementerian Desa sehingga ke depan Program Ketahanan Pangan Desa bisa menggunakan skema pelibatan lima sektor (Pentahelics),” kata alumnus SMA 1 Jember tersebut.

Keterlibatan multi stakeholders khususnya pentahelics, kata Dadi, akan semakin membuat kesuksesan capaian target ketahanan pangan nasional melalui desa-desa di Indonesia secara terencana sistemik, terstruktur dan masif.

Kelima pihak pentahelics adalah pemerintah, perguruan tinggi, sektor usaha (swasta dan BUMN), dunia pers, dan pemerintah desa serta warga desa. Jika kelima pihak ini terkoordinasi secara baik, maka Wantanas memiliki keyakinan penuh bahwa Program Ketahanan Pangan Desa akan mampu mengatasi pengentasan kemiskinan ekstrem menuju kedaulatan dan kemandirian pangan.

Lumbung-lumbung pangan desa akan tumbuh subur di desa-desa seluruh Indonesia, kata Dadi, mantan Jenderal Akademi TNI itu. Langkah-langkah yang dilakukan Dadi Hartanto selaku Sekjen Wantannas diapresiasi oleh PWI Jawa Timur untuk diberikan Special Award pada Minggu (28/4/2024) malam.

Sementara itu, pada forum FGD yang didukung PWI Jember dan dimoderatori Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, seharusnya juga dihadiri oleh pejabat Kementerian Desa. Acara tersebut dihadiri oleh ratusan wartawan dari berbagai media di Jawa Timur.

Keseriusan Wantannas ini karena melihat aspek krisis pangan global yang melanda beberapa negara di dunia. Selain Laksdya TNI Dadi Hartanto, di dalam rombongan Wantannas tersebut terdapat Mayjen TNI Syachriyal E. Siregar, Brigjen TNI Joko Setyo Putro, Laksma TNI Nevy, Kolonel Czi Nurtjahjo, Serda Riyadi, dan Drs. Makmur A. Siboroto, M.Eng.Sc.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi IV DPR Sebut...
Komisi IV DPR Sebut PSN Wanam Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Momen Prabowo Panen...
Momen Prabowo Panen Raya Jagung di Tuban, Naiki Alat Berat hingga Pakai Topi Koboi
Polri Target Bangun...
Polri Target Bangun 1.500 SPPG di Indonesia pada 2026
Didampingi Kapolri,...
Didampingi Kapolri, Prabowo Resmikan 10 Gudang Ketahanan Pangan-SPPG Polri di Tuban
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Presiden Prabowo: Indonesia...
Presiden Prabowo: Indonesia Kini Dihormati Dunia karena Berhasil Swasembada Pangan
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Rekomendasi
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Berita Terkini
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved