Partai Gelora Tolak PKS Gabung Koalisi Prabowo-Gibran, Ini Alasannya
Minggu, 28 April 2024 - 11:27 WIB
loading...
A
A
A
Mahfuz juga mengingatkan masyarakat dengan narasi yang menurutnya muncul dari kalangan PKS. Narasi itu adalah menganalogikan bahwa Nabi Musa tidak perlu berutang kepada Firaun, karena dahulu Anies diusung menjadi calon Gubernur DKI Jakarta pada 2017 oleh Partai Gerindra.
Mahfuz mengatakan, PKS selama ini kerap memunculkan narasi yang mengadu domba dan membelah masyarakat. Dia memberikan salah satu contohnya adalah adalah cap pengkhianat kepada Prabowo karena bergabung dalam Kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Ma'ruf Amin pada 2019, yang menurutnya muncul dari PKS.
"Ketika pada 2019 Prabowo Subianto memutuskan rekonsiliasi dengan Jokowi, banyak cap sebagai pengkhianat kepada Prabowo Subianto. Umumnya datang dari basis pendukung PKS," ujarnya.
Dirinya menegaskan bahwa selama ini Jokowi dan Prabowo telah mengingatkan untuk tidak menarasikan membelah politik dan ideologi. "Narasi-narasi yang berisiko membelah lagi masyarakat secara politis dan ideologis. Padahal itu yang sering diingatkan oleh Presiden Jokowi dan capres Prabowo," pungkasnya.
Mahfuz mengatakan, PKS selama ini kerap memunculkan narasi yang mengadu domba dan membelah masyarakat. Dia memberikan salah satu contohnya adalah adalah cap pengkhianat kepada Prabowo karena bergabung dalam Kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Ma'ruf Amin pada 2019, yang menurutnya muncul dari PKS.
"Ketika pada 2019 Prabowo Subianto memutuskan rekonsiliasi dengan Jokowi, banyak cap sebagai pengkhianat kepada Prabowo Subianto. Umumnya datang dari basis pendukung PKS," ujarnya.
Dirinya menegaskan bahwa selama ini Jokowi dan Prabowo telah mengingatkan untuk tidak menarasikan membelah politik dan ideologi. "Narasi-narasi yang berisiko membelah lagi masyarakat secara politis dan ideologis. Padahal itu yang sering diingatkan oleh Presiden Jokowi dan capres Prabowo," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :