Semua Merapat ke Kekuasaan, Ray Rangkuti: Politik Kita Sudah Mati
Jum'at, 26 April 2024 - 21:56 WIB
loading...
A
A
A
"Kenapa, kan belum apa-apa semuanya sudah mau merapat ke kekuasaan, kalau semua mau merapat ke kekuasaan, ya politiknya mati, kan tak ada yang bersiap mau jadi oposisi," tuturnya.
"Enggak ada yang bersiap mau menyatakan perbedaan (pendapat), ya politik mati, di DPRnya mati, kan tak ada lagi perdebatan-perdebatan yang memperlihatkan betapa pentingnya perbedaan-perbedaan pikiran dan seterusnya," sambungnya.
Ray menambahkan, dia pesimistis dengan demokrasi di Indonesia ini lantaran nepotisme dan oligarki justru disambut oleh 58 persen masyarakat di Indonesia.
"Pihak-pihak yang melakukan kritisi dianggap tak move on, sedangkan para elite yang memberikan contoh pola perilaku saya dapat apa justru dianggap wajar," tutupnya.
"Enggak ada yang bersiap mau menyatakan perbedaan (pendapat), ya politik mati, di DPRnya mati, kan tak ada lagi perdebatan-perdebatan yang memperlihatkan betapa pentingnya perbedaan-perbedaan pikiran dan seterusnya," sambungnya.
Ray menambahkan, dia pesimistis dengan demokrasi di Indonesia ini lantaran nepotisme dan oligarki justru disambut oleh 58 persen masyarakat di Indonesia.
"Pihak-pihak yang melakukan kritisi dianggap tak move on, sedangkan para elite yang memberikan contoh pola perilaku saya dapat apa justru dianggap wajar," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :