Menggemakan Diplomasi Covid-19 Indonesia di Panggung Global

Selasa, 18 Agustus 2020 - 09:35 WIB
loading...
A A A
Bio Farma merupakan perusahaan vaksin terbesar di Asia Tenggara dan mampu memproduksi dua miliar dosis vaksin setiap tahunnya. “Ilmuwan Indonesia berusaha menyiapkan vaksin dalam waktu 12 bulan,” demikian laporan Asean Today. Indonesia juga mencari pendanaan penelitian vaksin tersebut untuk melakukan pengembangan lebih lanjut. (Baca juga: Setelah Kudeta TikTok, Trump Bersiap Gulingkan Alibaba)

Menarik Investasi

Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar menegaskan, Indonesia tetap memainkan diplomasi saat pandemi untuk menggali potensi dalam mengubah tantangan menjadi peluang ekonomi di tengah pandemi. “Never waste acrisis,” katanya pada Juni lalu.

Diamengungkapkan, sebuah negara dapat dinilai maju dan memiliki resistensi yang tinggi apabila pemerintahnya tidak hanya dapat bertahan di tengah krisis. “Namunjuga mampu memanfaatkan krisis untuk menjadi lebih kuat pada masa mendatang,” tutur Mahendra Siregar.

Terkait kondisi perdagangan global saat ini, Wamenlu RI juga menjelaskan mengenai arti penting perubahan arus Global Value Chains (GVCs) bagi Indonesia sebagai akibat pandemi, guna membangun GVCs yang lebih berkelanjutan dan melepaskan ketergantungan pada negara lain.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan, yaitu dengan memanfaatkan keunggulan pasar dan demografi Indonesia untuk mendorong investasi dan perdagangan di sektor strategis. Pemerintah Indonesia juga berupaya memaksimalkan peran sentral di ASEAN dan kawasan Indo Pacific untuk membuka peluang di tengah gangguan yang terjadi saat ini. (Lihat videonya: Bakso Merah Putih Hidangan Menyambut Hari Kemerdekaan)

Perhatian serupa juga pernah diungkapkan Menlu Retno Marsudi menilai para diplomat juga bertugas mempromosikan Indonesia dan menarik investasi. Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh duta besar (dubes) RI untuk fokus pada diplomasi ekonomi dan menjadi duta investasi. (Andika HM)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Kepala BPOM Beberkan...
Kepala BPOM Beberkan Capaian WHO Listed Authority di National University of Singapore
Prabowo Dukung Penuh...
Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
Dubes Kehormatan WHO...
Dubes Kehormatan WHO Yohei Sasakawa Minta Penderita Kusta Tak Didiskriminasi
BPOM Resmi Ditetapkan...
BPOM Resmi Ditetapkan sebagai Otoritas Terdaftar WHO
Muhammadiyah Jadi EMT...
Muhammadiyah Jadi EMT Pertama di Indonesia Terverifikasi Standar Internasional WHO
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved