Muncul Wacana Gibran Jadi Ketum Golkar, Pengamat: Airlangga Paling Tepat
Selasa, 09 April 2024 - 10:00 WIB
loading...
Pengamat dan Analis Politik Hendri Satrio menegaskan figur ideal calon ketua umum pada Munas Golkar Desember 2024 mendatang adalah Airlangga Hartarto. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Muncul wacana Gibran Rakabuming Raka sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar setelah terpilih bersama Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Akan tetapi, tidak sedikit pihak yang menolak wacana tersebut dengan alasan bahwa Gibran bukan kader dan pengurus partai berlambang pohon beringin itu.
Pengamat dan Analis Politik Hendri Satrio menegaskan figur ideal calon ketua umum pada Musyawarah Nasional (Munas) Golkar Desember 2024 mendatang adalah Airlangga Hartarto. Sebab kepemimpinan Airlangga saat ini cukup sukses memimpin dan membesarkan Golkar.
Baca juga: Airlangga Sebut Ridwan Kamil, Zaki Iskandar, Erwin Aksa Kandidat Cagub DKI Jakarta
"Airlangga paling tepat. Kepemimpinan Airlangga itu sudah mampu membuat prestasi kinclong. Artinya tidak ada alasan untuk mengganggu Airlangga dengan prestasi kinclongnya di pileg yang nambah kursi dan menang pilpres," ujar Hendri Satrio, Senin (8/4/2024).
Pria yang akrab disapa Hensat itu menilai kelayakan Airlangga menjadi Ketua Umum Golkar untuk periode berikutnya berbanding terbalik dengan Gibran. Menurut Hensat, konstitusi atau AD/ART Golkar sama sekali tidak memberi ruang dan peluang bagi Gibran untuk menjadi ketua umum.
"Konstitusi dan AD/ART Golkar telah mampu menjaga Golkar sebagai partai modern yang mentradisikan leadership datang dan tumbuh secara original dari kader-kader Partai Golkar," jelas Hensat.
Dengan AD/ART Golkar saat ini, lanjut Hensat, maka siapa pun yang berprestasi dan berkontribusi besar bagi partai maka berpeluang menjadi ketua umum. Namun dengan syarat orang tersebut harus kader dan melewati tahapan seperti yang diatur secara tegas oleh AD/ART.
Pengamat dan Analis Politik Hendri Satrio menegaskan figur ideal calon ketua umum pada Musyawarah Nasional (Munas) Golkar Desember 2024 mendatang adalah Airlangga Hartarto. Sebab kepemimpinan Airlangga saat ini cukup sukses memimpin dan membesarkan Golkar.
Baca juga: Airlangga Sebut Ridwan Kamil, Zaki Iskandar, Erwin Aksa Kandidat Cagub DKI Jakarta
"Airlangga paling tepat. Kepemimpinan Airlangga itu sudah mampu membuat prestasi kinclong. Artinya tidak ada alasan untuk mengganggu Airlangga dengan prestasi kinclongnya di pileg yang nambah kursi dan menang pilpres," ujar Hendri Satrio, Senin (8/4/2024).
Pria yang akrab disapa Hensat itu menilai kelayakan Airlangga menjadi Ketua Umum Golkar untuk periode berikutnya berbanding terbalik dengan Gibran. Menurut Hensat, konstitusi atau AD/ART Golkar sama sekali tidak memberi ruang dan peluang bagi Gibran untuk menjadi ketua umum.
"Konstitusi dan AD/ART Golkar telah mampu menjaga Golkar sebagai partai modern yang mentradisikan leadership datang dan tumbuh secara original dari kader-kader Partai Golkar," jelas Hensat.
Dengan AD/ART Golkar saat ini, lanjut Hensat, maka siapa pun yang berprestasi dan berkontribusi besar bagi partai maka berpeluang menjadi ketua umum. Namun dengan syarat orang tersebut harus kader dan melewati tahapan seperti yang diatur secara tegas oleh AD/ART.
Lihat Juga :