Muncul Wacana Gibran Jadi Ketum Golkar, Pengamat: Airlangga Paling Tepat
Selasa, 09 April 2024 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
"Bila kemudian Golkar ingin mengubah AD/ART partai demi orang per orang, maka menurut saya salah satu akibat yang akan terjadi adalah Golkar bisa mundur dari partai modern menjadi partai keluarga," papar Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.
Dia berpendapat saat ini Golkar salah satu partai yang menjadi contoh dan tauladan bagi partai politik lain. Proses regenerasi Golkar berjalan cukup baik.
Kepemimpinan di internal partai berlangsung secara demokratis. Citra dan keteladanan politik itu seketika akan hilang jika tiba-tiba Gibran diberi ruang menjadi ketua umum.
Baca juga: Airlangga Hartarto Sebut Bobby Nasution Akan Jadi Kader Partai Golkar
"Golkar bisa mundur dari partai modern menjadi partai keluarga yang mempersilakan orang per orang secara turun temurun menjadi pimpinan Golkar. Sehingga tidak ada lagi regenerasi yang baik yang sudah dicontohkan Golkar hingga saat ini," pungkasnya.
Dia berpendapat saat ini Golkar salah satu partai yang menjadi contoh dan tauladan bagi partai politik lain. Proses regenerasi Golkar berjalan cukup baik.
Kepemimpinan di internal partai berlangsung secara demokratis. Citra dan keteladanan politik itu seketika akan hilang jika tiba-tiba Gibran diberi ruang menjadi ketua umum.
Baca juga: Airlangga Hartarto Sebut Bobby Nasution Akan Jadi Kader Partai Golkar
"Golkar bisa mundur dari partai modern menjadi partai keluarga yang mempersilakan orang per orang secara turun temurun menjadi pimpinan Golkar. Sehingga tidak ada lagi regenerasi yang baik yang sudah dicontohkan Golkar hingga saat ini," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :