Ketua DKPP Kena Sentil Hakim Konstitusi Usai Bilang Mohon Dipelajari

Jum'at, 05 April 2024 - 17:14 WIB
loading...
Ketua DKPP Kena Sentil...
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito kena sentil hakim konstitusi Arief Hidayat dalam sidang lanjutan PHPU atau sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi. Foto/Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito kena sentilan keras dari hakim konstitusi Arief Hidayat dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) atau sengketa Pilpres 2024. Momen ini terjadi ketika Heddy dalam persidangan itu menyampaikan bahwa putusan terkait pelanggaran etik penyelenggara pemilu telah dibacakan beberapa bulan lalu.

Putusan tersebut dibacakan secara terbuka untuk umum. “Yang Mulia, bersamaan ini sudah kami lampirkan putusan yang perkara 135, 136, 137, dan 141 sudah diserahkan ke Yang Mulia, mohon dipelajari," kata Heddy di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2024).

Mendengar pernyataan tersebut, hakim konstitusi Arief Hidayat sontak langsung memberikan teguran keras kepada Heddy. Dia menilai tidak tepat dengan penggunaan kalimat mohon dipelajari tersebut.

Baca juga: Ketua DKPP Kena Sentil Hakim Konstitusi di Sidang Sengketa Pilpres 2024



"Saya komentar begini, ini ada mantan murid suruh dosennya mempelajari, salah satu murid di Undip, kemudian juga Pak Hasyim itu asisten saya, jadi ini kok saya suruh mempelajari," ujarnya.

"Ini saya betulkan karena masih junior, dimohon tidak pelajari, berkas yang sudah diberi tidak dipelajari, tapi untuk menjadi pertimbangan," tutur dia melanjutkan.

Mendengar jawaban tersebut, Ketua DKPP sontak langsung mengucapkan terima kasih karena kekeliruannya sudah diluruskan. "Terima kasih Prof," kata Heddy membalas.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Ketua MK Suhartoyo:...
Ketua MK Suhartoyo: Profesionalitas Hakim Kunci Jaga Legitimasi Putusan
Purnatugas dari MK,...
Purnatugas dari MK, Anwar Usman: Putusan Nomor 90 Bukan Pintu Buat Gibran, demi Anak Muda
Paman Gibran Pingsan...
Paman Gibran Pingsan usai Wisuda Purnabakti di MK
Profil Liliek Prisbawono...
Profil Liliek Prisbawono Adi, Hakim MK Pengganti Anwar Usman
Gantikan Anwar Usman,...
Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawono Adi Resmi Jadi Hakim MK usai Ucap Sumpah
Buntut Sewa Jet Pribadi,...
Buntut Sewa Jet Pribadi, Pimpinan KPU Diperiksa DKPP
Putusan DKPP Pecat Ketua...
Putusan DKPP Pecat Ketua KPU dan Bawaslu Brebes Diapresiasi
Trump akan Dihukum terkait...
Trump akan Dihukum terkait Pemilihan Umum 2020 Jika Tidak Menang Pilpres 2024
Rekomendasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Infografis
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved