Kasus TPPO Mahasiswa ke Jerman, Bareskrim Periksa Guru Besar Universitas Jambi
Rabu, 03 April 2024 - 09:42 WIB
loading...
A
A
A
"Saya tidak mencampuri rekruitmen mahasiswa dan lain-lain, no time, karena saya banyak pekerjaan lain. Saya karena dianggap mereka saya mampu menjelaskan ini, setiap rektor ya harus mampu menjelaskan ini," kata Sihol kepada wartawan, dikutip Selasa, (2/4/2024).
Sihol mengaku merasa dikorbankan dalam kasus ini, karena niatnya adalah mensosialisasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) milik Kemendikbud.
Diketahui, ada dua tersangka berinisial ER alias EW (perempuan) dan A alias AE (perempuan) yang berafiliasi dengan PT SHB dan PT CVGEN. Keduanya merupakan agen yang mengenalkan program magang ke Jerman dengan klaim MBKM.
Baca juga: Kejati Jambi Tunjuk 5 Jaksa Teliti Kasus TPPO Mahasiswa Magang di Jerman
"Saya selaku guru besar, masa program Nadiem Makarim tidak kita... Programnya bagus, cuma persoalan kalau ada bias-bias di lapangan itu urusan pelaksana di lapangan, saya bukan pelaksana lapangan," ucapnya.
Sihol mengaku merasa dikorbankan dalam kasus ini, karena niatnya adalah mensosialisasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) milik Kemendikbud.
Diketahui, ada dua tersangka berinisial ER alias EW (perempuan) dan A alias AE (perempuan) yang berafiliasi dengan PT SHB dan PT CVGEN. Keduanya merupakan agen yang mengenalkan program magang ke Jerman dengan klaim MBKM.
Baca juga: Kejati Jambi Tunjuk 5 Jaksa Teliti Kasus TPPO Mahasiswa Magang di Jerman
"Saya selaku guru besar, masa program Nadiem Makarim tidak kita... Programnya bagus, cuma persoalan kalau ada bias-bias di lapangan itu urusan pelaksana di lapangan, saya bukan pelaksana lapangan," ucapnya.
(kri)
Lihat Juga :