Gelar Ekspresi Ramadan 1445 H, BPKH Ajak Pelajar Jadi Haji Muda
Jum'at, 29 Maret 2024 - 13:09 WIB
loading...
Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah (kemeja biru) mengajak pelajar peserta pesantren kilat Ekspresi Ramadan menjadi haji muda. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengajak para pelajar menjadi haji muda. Hal itu dilakukan mengingat daftar tunggu haji di Indonesia cukup panjang.
Perekrutan haji muda oleh BPKH dilakukan dalam gelaran pesantren kilat bertajuk "Ekspedisi Ramadhan Penuh Inspirasi (Ekspresi)" yang diadakan BPKH bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan TNI AL di Kapal Perang KRI Semarang pada 28-30 Maret 2024.
"BPKH berkepentingan merekrut calon haji muda yang bisa dan berani maju untuk meregistrasikan dirinya menjadi pejuang haji dan mendaftarkan menjadi calon jamaah haji ke depan," kata Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Jumat (29/3/2024).
Baca juga: Baznas, BPKH, dan TNI AL Gelar Pesantren Kilat untuk Pelajar di Kapal Perang
Fadlul mengatakan, mendaftarkan diri untuk berhaji sejak muda penting dilakukan mengingat rata-rata masa tunggu haji di Indonesia sekitar 20-30 tahun. Dengan mendaftarkan haji sejak dini, para pemuda memiliki kesempatan lebih baik untuk melaksanakan ibadah haji.
Perekrutan haji muda oleh BPKH dilakukan dalam gelaran pesantren kilat bertajuk "Ekspedisi Ramadhan Penuh Inspirasi (Ekspresi)" yang diadakan BPKH bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan TNI AL di Kapal Perang KRI Semarang pada 28-30 Maret 2024.
"BPKH berkepentingan merekrut calon haji muda yang bisa dan berani maju untuk meregistrasikan dirinya menjadi pejuang haji dan mendaftarkan menjadi calon jamaah haji ke depan," kata Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Jumat (29/3/2024).
Baca juga: Baznas, BPKH, dan TNI AL Gelar Pesantren Kilat untuk Pelajar di Kapal Perang
Fadlul mengatakan, mendaftarkan diri untuk berhaji sejak muda penting dilakukan mengingat rata-rata masa tunggu haji di Indonesia sekitar 20-30 tahun. Dengan mendaftarkan haji sejak dini, para pemuda memiliki kesempatan lebih baik untuk melaksanakan ibadah haji.
Lihat Juga :