Menko PMK Berharap Kasus TPPO Berkedok Magang di Jerman Berakhir Damai
Selasa, 26 Maret 2024 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan bahwa skema program magang di luar negeri melalui summer job ini bagus mengingat mahasiswa akan mendapatkan pengalaman kerja lebih. “Saya berharap skema kerja magang melalui program summer job ini, ini saya kira bagus,” ucap dia.
“Mahasiswa-mahasiswa kita di Luar Negeri biasanya juga ambil itu, jadi tukang petik, buah apel, anggur di pertanian gitu. Kemudian kalau di kelautan ya mensortir, memilah-milah ikan hasil tangkapan, itu biasa. Dan biasanya upahnya tinggi, karena itu adalah mengambil alih karyawan-karyawan yang sedang mengambil cuti,” sambungnya.
Muhadjir menambahkan ada kemungkinan bahwa mahasiswa tidak cocok dengan pekerjaan dalam program magang ini. “Mungkin kerjaannya tidak cocok atau dipandang terlalu rendah untuk kualifikasi dia sebagai seorang mahasiswa. Tetapi dia akan punya pengalaman, misalnya pengalaman bagaimana bekerja di luar negeri, apalagi juga bersama-sama dengan pekerja-pekerja yang ada di sana tentang kedisiplinan, tentang etos kerja,” tutur Muhadjir.
Baca juga: Dugaan TPPO Berkedok Magang, Dirjen Dikti: Ferienjob Bukan Bagian MBKM
“Yang harus diakui bahwa masalah etos kerja dan kedisiplinan adalah masih merupakan problem besar angkatan kerja Indonesia. Jadi Indonesia itu angkatan kerjanya bukan dengan problem kompetensi, tetapi sebetulnya soal etos kerja dan mental kerja,” pungkasnya.
“Mahasiswa-mahasiswa kita di Luar Negeri biasanya juga ambil itu, jadi tukang petik, buah apel, anggur di pertanian gitu. Kemudian kalau di kelautan ya mensortir, memilah-milah ikan hasil tangkapan, itu biasa. Dan biasanya upahnya tinggi, karena itu adalah mengambil alih karyawan-karyawan yang sedang mengambil cuti,” sambungnya.
Muhadjir menambahkan ada kemungkinan bahwa mahasiswa tidak cocok dengan pekerjaan dalam program magang ini. “Mungkin kerjaannya tidak cocok atau dipandang terlalu rendah untuk kualifikasi dia sebagai seorang mahasiswa. Tetapi dia akan punya pengalaman, misalnya pengalaman bagaimana bekerja di luar negeri, apalagi juga bersama-sama dengan pekerja-pekerja yang ada di sana tentang kedisiplinan, tentang etos kerja,” tutur Muhadjir.
Baca juga: Dugaan TPPO Berkedok Magang, Dirjen Dikti: Ferienjob Bukan Bagian MBKM
“Yang harus diakui bahwa masalah etos kerja dan kedisiplinan adalah masih merupakan problem besar angkatan kerja Indonesia. Jadi Indonesia itu angkatan kerjanya bukan dengan problem kompetensi, tetapi sebetulnya soal etos kerja dan mental kerja,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :