Penjelasan BNPB soal Heboh Isu Banjir Demak Picu Munculnya Selat Muria yang Hilang 300 Tahun
Senin, 25 Maret 2024 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
“Nah yang terjadi di Demak itu bukan hanya faktor alam yang tidak dominan tapi lebih banyak ke engineering failure-nya. Memang intensitas hujan sangat tinggi tetapi yang kemudian menyebabkan genangan sangat intensif di hampir 7.000 hektar kawasan itu adalah karena jebolnya tanggul,” paparnya.
“Jadi kita bisa bayangkan, ada 7 titik jebolnya tanggul yang kemudian air dengan intensitas lebih cukup tinggi di sungai Wulan, Sungai Lusi yang berakibat ke tiga Kabupaten sebenarnya Kudus Demak Grobogan itu tidak bisa dibendung gitu ya,” sambungnya.
Aam pun menegaskan bahwa faktor-faktor inilah yang menjadi penyebab banjir Demak, bukan karena kemunculan Selat Muria. “Nah ini yang menyebabkan genangan sedemikian hebatnya. Jadi bukan karena Selat Muria muncul lagi ya tapi kita harus tahu penyebab dari kejadian itu apa sehingga untuk membuat analisa lebih lanjutnya pun kita bisa terarah.”
Baca juga: Jokowi Ungkap Biang Kerok Banjir Demak: Hujan Sangat Ekstrem hingga Sedimentasi
“Jadi akan sangat baik sekiranya, apakah itu peneliti atau para pakar kita bisa melihat langsung kondisi di lapangan sehingga kita bisa tahu apa sih penyebab dari banjir ini. Ini lebih banyak disebabkan oleh tanggul jebol,” pungkasnya.
“Jadi kita bisa bayangkan, ada 7 titik jebolnya tanggul yang kemudian air dengan intensitas lebih cukup tinggi di sungai Wulan, Sungai Lusi yang berakibat ke tiga Kabupaten sebenarnya Kudus Demak Grobogan itu tidak bisa dibendung gitu ya,” sambungnya.
Aam pun menegaskan bahwa faktor-faktor inilah yang menjadi penyebab banjir Demak, bukan karena kemunculan Selat Muria. “Nah ini yang menyebabkan genangan sedemikian hebatnya. Jadi bukan karena Selat Muria muncul lagi ya tapi kita harus tahu penyebab dari kejadian itu apa sehingga untuk membuat analisa lebih lanjutnya pun kita bisa terarah.”
Baca juga: Jokowi Ungkap Biang Kerok Banjir Demak: Hujan Sangat Ekstrem hingga Sedimentasi
“Jadi akan sangat baik sekiranya, apakah itu peneliti atau para pakar kita bisa melihat langsung kondisi di lapangan sehingga kita bisa tahu apa sih penyebab dari banjir ini. Ini lebih banyak disebabkan oleh tanggul jebol,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :