Dukung Indonesia Future Network, Menkes Sebut Bonus Demografi Penentu Indonesia Emas
Minggu, 24 Maret 2024 - 19:16 WIB
loading...
A
A
A
"Kenapa kesehatan itu penting bagi sebuah negara, karena dalam sejarah bangsa-bangsa di dunia, bangsa yang bisa menembus ke angka 13 ribu GNI per kapita, itu terjadi saat-saat yang spesifik. Yaitu saat bonus demografi," jelasnya.
Jika sebuah negara gagal memanfaatkan bonus demografi, maka negara tersebut akan terjebak di negara menengah. Karena itulah momentum demikian harus bisa dimaksimalkan.
Indonesia Future Network adalah forum ekslusif untuk mempertemukan potential leaders yang telah menempatkan posisi middel-top manament di lintas sektor dengan para menteri terkait untuk memastikan legasi Presiden Jokowi menjadi pondasi inovasi bagi stakeholder masa depan menuju Indonesia Emas 2045.
Perserta IFN dipilih melalui proses kurasi ketat (talent scouting) oleh tim Kantor Staf Presiden dengan memproyeksi para talenta terkait kualitas yang istimewa, reputasi, dan potensi menjadi pionir di 5-10 tahun mendatang untuk memimpin di sektor strategis mereka masing-masing.
IFN merupakan program kolaborasi dari Kantor Staf Presiden, Kemenpora, Bappenas, Perkumpulan Warga Muda, Pijar Foundation, Huawei, dan Privy. Acara kick off dilaksanakan di Bina Graha Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat 22 Maret 2024 lalu. Dalam acara itu, hadir Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, Menpora Dito Ariotedjo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Deputi Bappenas Amich Alhumami.
Jika sebuah negara gagal memanfaatkan bonus demografi, maka negara tersebut akan terjebak di negara menengah. Karena itulah momentum demikian harus bisa dimaksimalkan.
Indonesia Future Network adalah forum ekslusif untuk mempertemukan potential leaders yang telah menempatkan posisi middel-top manament di lintas sektor dengan para menteri terkait untuk memastikan legasi Presiden Jokowi menjadi pondasi inovasi bagi stakeholder masa depan menuju Indonesia Emas 2045.
Perserta IFN dipilih melalui proses kurasi ketat (talent scouting) oleh tim Kantor Staf Presiden dengan memproyeksi para talenta terkait kualitas yang istimewa, reputasi, dan potensi menjadi pionir di 5-10 tahun mendatang untuk memimpin di sektor strategis mereka masing-masing.
IFN merupakan program kolaborasi dari Kantor Staf Presiden, Kemenpora, Bappenas, Perkumpulan Warga Muda, Pijar Foundation, Huawei, dan Privy. Acara kick off dilaksanakan di Bina Graha Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat 22 Maret 2024 lalu. Dalam acara itu, hadir Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, Menpora Dito Ariotedjo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Deputi Bappenas Amich Alhumami.
Lihat Juga :