Ini Pesan Para Tokoh Agama di Indonesia Usai Rekapitulasi Suara Pemilu 2024
Minggu, 24 Maret 2024 - 05:16 WIB
loading...
Sejumlah tokoh agama yang tergabung dalam Forum Peduli Indonesia Damai menyampaikan pesan usai hasil pengumuman rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (22/3/2024). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah tokoh agama yang tergabung dalam Forum Peduli Indonesia Damai menyampaikan pesan usai hasil pengumuman rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pihak-pihak terkait diharapkan menyikapi hasil rekapitulasi suara itu dengan arif dan bijaksana.
Forum Peduli Indonesia Damai dideklarasikan oleh sejumlah tokoh agama pada Jumat (22/3/2024). Mereka antara lain Waketum MUI KH Marsudi Syuhud, Sekum PGI Jacky Manuputty, Ketum PHDI Majyen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tanaya, Ketua Permabudhi Judha Hartono, dan Ketum Matakin Budi Tanuwibowo.
KH Marsudi Syuhud mengatakan, hasil rekapitulasi suara Pemilu 2024 harus dilihat dengan rahmat dan kasih sayang. Dengan begitu, dunia akan bersinar dengan kedamaian, dipenuhi oleh kegembiraan, kesenangan dan memiliki kondisi yang menyenangkan. Apabila ada yang belum menerima hasil tersebut diharapkan dapat menyelesaikannya melalui Mahkamah Konstitusi (MK).
"Sedangkan bagi pihak yang menerima hasil tersebut dapat memihak kepada semuanya tanpa melihat permusuhan," kata Kiai Marsudi dalam keterangannya, Sabtu (23/3/2024).
Hal yang sama disampaikan Xueshi Budi Tanuwibowo. Menurutnya, bagi pihak-pihak yang belum bisa menerima hasil tersebut dapat melakukan langkah-langkah sesuai dengan koridor konstitusi. Selain itu, langkah-langkah tersebut juga dilakukan dengan kepala dingin, hati tenang sehingga, seluruh rakyat Indonesia mendapatkan kedamaian.
Forum Peduli Indonesia Damai dideklarasikan oleh sejumlah tokoh agama pada Jumat (22/3/2024). Mereka antara lain Waketum MUI KH Marsudi Syuhud, Sekum PGI Jacky Manuputty, Ketum PHDI Majyen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tanaya, Ketua Permabudhi Judha Hartono, dan Ketum Matakin Budi Tanuwibowo.
KH Marsudi Syuhud mengatakan, hasil rekapitulasi suara Pemilu 2024 harus dilihat dengan rahmat dan kasih sayang. Dengan begitu, dunia akan bersinar dengan kedamaian, dipenuhi oleh kegembiraan, kesenangan dan memiliki kondisi yang menyenangkan. Apabila ada yang belum menerima hasil tersebut diharapkan dapat menyelesaikannya melalui Mahkamah Konstitusi (MK).
"Sedangkan bagi pihak yang menerima hasil tersebut dapat memihak kepada semuanya tanpa melihat permusuhan," kata Kiai Marsudi dalam keterangannya, Sabtu (23/3/2024).
Hal yang sama disampaikan Xueshi Budi Tanuwibowo. Menurutnya, bagi pihak-pihak yang belum bisa menerima hasil tersebut dapat melakukan langkah-langkah sesuai dengan koridor konstitusi. Selain itu, langkah-langkah tersebut juga dilakukan dengan kepala dingin, hati tenang sehingga, seluruh rakyat Indonesia mendapatkan kedamaian.
Lihat Juga :