Marsekal TNI Fadjar Prasetyo Pensiun Bulan Depan, 4 Nama Ini Berpeluang Menjadi KSAU
Jum'at, 22 Maret 2024 - 17:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo: AAU Investasi Strategis
Anton menambahkan, latar belakang penugasan selayaknya juga patut dipertimbangkan dalam penunjukan KSAU mendatang. Andyawan misalnya, kata Anton, cukup banyak memiliki penugasan di bidang perencanaan dan operasi. Sedangkan Samsul maupun Tedi memiliki jejak penugasan di lingkungan operasi, personel, dan pendidikan. Sementara, Tonny pernah bertugas cukup lama di lingkaran inti Jokowi, yakni sebagai Ajudan Presiden dan Sesmilpres.
Menurut Anton, jika merujuk pada sisa usia pensiun, maka Andyawan memiliki sisa usia pensiun terpendek yakni 1 tahun 1 bulan. Sedangkan sisa usia pensiun Samsul (2 tahun 11 bulan), Tedi (4 tahun 3 bulan), dan Tonny (5 tahun 7 bulan). "Faktor sisa usia pensiun tentu saja krusial untuk dijadikan pertimbangan dalam memilih KSAU ke depan," katanya.
Anton menekankan, pergantian pucuk pimpinan organisasi akan dapat mempengaruhi jalannya regenerasi di tubuh TNI AU. Jika terlampau cepat, kurang dari 6 bulan, maka jabatan KSAU akan dapat dianggap sebagai tempat transit saja mengingat sosok tersebut belum secara efektif menjalankan tugas.
"Akan tetapi, jika usia pensiun terlampau panjang maka tentu dapat berpotensi mengganggu berjalannya proses regenerasi TNI AU," katanya.
Anton menambahkan, latar belakang penugasan selayaknya juga patut dipertimbangkan dalam penunjukan KSAU mendatang. Andyawan misalnya, kata Anton, cukup banyak memiliki penugasan di bidang perencanaan dan operasi. Sedangkan Samsul maupun Tedi memiliki jejak penugasan di lingkungan operasi, personel, dan pendidikan. Sementara, Tonny pernah bertugas cukup lama di lingkaran inti Jokowi, yakni sebagai Ajudan Presiden dan Sesmilpres.
Menurut Anton, jika merujuk pada sisa usia pensiun, maka Andyawan memiliki sisa usia pensiun terpendek yakni 1 tahun 1 bulan. Sedangkan sisa usia pensiun Samsul (2 tahun 11 bulan), Tedi (4 tahun 3 bulan), dan Tonny (5 tahun 7 bulan). "Faktor sisa usia pensiun tentu saja krusial untuk dijadikan pertimbangan dalam memilih KSAU ke depan," katanya.
Anton menekankan, pergantian pucuk pimpinan organisasi akan dapat mempengaruhi jalannya regenerasi di tubuh TNI AU. Jika terlampau cepat, kurang dari 6 bulan, maka jabatan KSAU akan dapat dianggap sebagai tempat transit saja mengingat sosok tersebut belum secara efektif menjalankan tugas.
"Akan tetapi, jika usia pensiun terlampau panjang maka tentu dapat berpotensi mengganggu berjalannya proses regenerasi TNI AU," katanya.
Lihat Juga :