Pengamat: Golkar Punya Peran Penting bagi Laju Pemerintahan Prabowo-Gibran
Kamis, 21 Maret 2024 - 23:54 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu di Pemilu 2024, Golkar 23.208.654 suara (15,28%) atau naik 2,97%, Gerindra: 20.071.708 suara (13,22%) atau naik 0,65%; Demokrat 11.283.160 suara (7,43%) atau turun 0,34%; PAN 10.984.003 suara (7,23%) atau naik 0,39%.
Umam menuturkan bahwa Golkar di Pemilu 2024 dengan meraih 23.208.654 suara, maka partai tersebut memiliki kekuatan 102 kursi di DPR. Menurutnya, jumlah itu hanya terpaut 7 kursi dengan peraih suara terbanyak Pileg 2024 yaitu PDIP 109 dengan kursi.
Maka itu dia berpendapat bahwa Golkar akan memiliki peran strategis dalam menciptakan stabilitas politik pemerintahan Prabowo-Gibran khususnya di parlemen Senayan. "Jadi terpaut 7 kursi (dengan PDIP) Golkar akan memegang peran cukup strategis dalam pemerintahan Prabowo-Gibran," imbuhnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Golkar diharapkan oleh Prabowo-Gibran menjadi salah satu kunci dalam meredam gejolak stabilitas politik dan dinamika yang ada di parlemen. Apalagi jika partai oposisi melakukan manuver politik terhadap pemerintahan di DPR.
“Itu menjadi titik kuat dari bargaining position Golkar bagi pemerintah ke depan," pungkas Umam yang juga merupakan Dosen Universitas Paramadina itu.
Umam menuturkan bahwa Golkar di Pemilu 2024 dengan meraih 23.208.654 suara, maka partai tersebut memiliki kekuatan 102 kursi di DPR. Menurutnya, jumlah itu hanya terpaut 7 kursi dengan peraih suara terbanyak Pileg 2024 yaitu PDIP 109 dengan kursi.
Maka itu dia berpendapat bahwa Golkar akan memiliki peran strategis dalam menciptakan stabilitas politik pemerintahan Prabowo-Gibran khususnya di parlemen Senayan. "Jadi terpaut 7 kursi (dengan PDIP) Golkar akan memegang peran cukup strategis dalam pemerintahan Prabowo-Gibran," imbuhnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Golkar diharapkan oleh Prabowo-Gibran menjadi salah satu kunci dalam meredam gejolak stabilitas politik dan dinamika yang ada di parlemen. Apalagi jika partai oposisi melakukan manuver politik terhadap pemerintahan di DPR.
“Itu menjadi titik kuat dari bargaining position Golkar bagi pemerintah ke depan," pungkas Umam yang juga merupakan Dosen Universitas Paramadina itu.
(rca)
Lihat Juga :