PBNU Siap Sambut Baik Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia

Kamis, 21 Maret 2024 - 17:17 WIB
loading...
PBNU Siap Sambut Baik...
Ketum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengaku belum mendapatkan informasi terkait kunjungan Pemimpin Gereja Katolik,, Paus Fransiskus ke Indonesia. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Pemimpin Gereja Katolik sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus dikabarkan akan mengunjungi Indonesia. Diketahui, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) tengah membahas tanggal kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) , KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengaku belum mendapatkan informasi terkait kunjungan pemimpin negara Vatikan ke Indonesia.

Baca juga: Uni Eropa Kecam Paus Fransiskus karena Serukan Ukraina Kibarkan Bendera Putih

"Kami mendengar tapi kami belum secara resmi diajak bicara mengenai hal ini. Kita tidak tahu ada agenda khusus terkait NU atau tidak kami tidak tahu karena belum diajak bicara," ujar Gus Yahya kepada wartawan di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (21/3/2024).

Namun, dirinya menyambut baik kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia. Terutama sebagai tamu kehormatan dari pemimpin Gereja Katolik di Vatikan.

Baca juga: Paus Fransiskus Angkat RD Hironimus Pakaenoni sebagai Uskup Agung Kupang

"Tapi kami menyambut baik selamat datang di Indonesia ketika tiba di Indonesia nanti. Dan NU akan ikut menyambut sebagai tamu kehormatan dengan segala kebesaran yang menjadi atribut dari Paus Fransiskus," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Rekomendasi
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Berita Terkini
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved