PDIP Jadi Pemenang Pemilu 2024, Said Abdullah: Alhamdulillah, Masih Dipercaya Rakyat
Kamis, 21 Maret 2024 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
PDIP konsisten menaati konstitusi negeri ini, yang diperjuangkan melalui Reformasi dengan pengorbanan darah dan air mata serta jiwa rakyat. Melalui pembatasan kekuasaanlah PDIP berkeyakinan, demokrasi tetap terjaga, dan tidak menjelmakan kekuasaan untuk kepentingan pribadinya.
"Tidak mudah memang untuk tidak melayani hasrat kekuasaan. Perjalanan Pemilu 2024 bagi PDIP adalah jalan terjal. PDIP seperti dejavu mendapatkan tekanan sana sini dari kekuasaan. Hampir mirip era Orde Baru," ujarnya.
Said menegaskan, partai ini telah ditempa oleh sejarah. Meski pernah digencet bertahun tahun, namun tetap di sokong oleh para pengikut yang terus loyal pada jalan ideologi. Loyalitas ideologis inilah yang menghidupkan nyawa PDI Perjuangan hingga kini dan ke depan. "Meskipun menghadapi jalan terjal, PDIP tetap berkeyakinan, kewarasan rakyat tetap terjaga," kata Said.
Menjaga konstitusi dan demokrasi memang mahal harganya, Nyatanya atas keyakinan ini, PDIP tetap tegak berdiri meskipun ditinggalkan oleh kekuasaan. Rakyat masih menaruh harapan terhadap PDIP. Harapan itu disematkan oleh lebih dari 25 juta rakyat Indonesia.
"Dengan kepercayaan rakyat ini, PDIP akan terus berbenah untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, dan meningkatkan kualitas sumber daya, yang akan kami abdikan untuk kepentingan rakyat. Kami meyakini, partai adalah pilar penting bagi pelembagaan demokrasi. Partai sekaligus tempat untuk menyemaikan semangat kegotong royongan, dan mengikis watak individualistis.
Said menambahkan, partai memegang peran penting, yakni mengemban tugas sebagai sumber rekrutmen kepemimpinan sipil di semua tingkatan. "Itulah sebabnya dengan kepercayaan rakyat pada pemilu 2024, PDIP akan menguatkan perannya sebagai tempat kaderisasi bagi kepemimpinan bangsa dan negara ke depan," katanya.
"Tidak mudah memang untuk tidak melayani hasrat kekuasaan. Perjalanan Pemilu 2024 bagi PDIP adalah jalan terjal. PDIP seperti dejavu mendapatkan tekanan sana sini dari kekuasaan. Hampir mirip era Orde Baru," ujarnya.
Said menegaskan, partai ini telah ditempa oleh sejarah. Meski pernah digencet bertahun tahun, namun tetap di sokong oleh para pengikut yang terus loyal pada jalan ideologi. Loyalitas ideologis inilah yang menghidupkan nyawa PDI Perjuangan hingga kini dan ke depan. "Meskipun menghadapi jalan terjal, PDIP tetap berkeyakinan, kewarasan rakyat tetap terjaga," kata Said.
Menjaga konstitusi dan demokrasi memang mahal harganya, Nyatanya atas keyakinan ini, PDIP tetap tegak berdiri meskipun ditinggalkan oleh kekuasaan. Rakyat masih menaruh harapan terhadap PDIP. Harapan itu disematkan oleh lebih dari 25 juta rakyat Indonesia.
"Dengan kepercayaan rakyat ini, PDIP akan terus berbenah untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, dan meningkatkan kualitas sumber daya, yang akan kami abdikan untuk kepentingan rakyat. Kami meyakini, partai adalah pilar penting bagi pelembagaan demokrasi. Partai sekaligus tempat untuk menyemaikan semangat kegotong royongan, dan mengikis watak individualistis.
Said menambahkan, partai memegang peran penting, yakni mengemban tugas sebagai sumber rekrutmen kepemimpinan sipil di semua tingkatan. "Itulah sebabnya dengan kepercayaan rakyat pada pemilu 2024, PDIP akan menguatkan perannya sebagai tempat kaderisasi bagi kepemimpinan bangsa dan negara ke depan," katanya.
(cip)
Lihat Juga :