Waspada! Gelombang Tinggi Capai 4 Meter di Selatan Jawa Timur
Rabu, 20 Maret 2024 - 09:37 WIB
loading...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang laut dengan tinggi hingga 4 meter yang berpotensi terjadi Samudera Hindia selatan Jawa Timur. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang laut dengan tinggi hingga 4 meter yang berpotensi terjadi Samudera Hindia selatan Jawa Timur.
“Gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2,5 sampai 4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Selatan Jawa Timur,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Rabu (20/3/2024).
Baca juga: BMKG: Gerhana Bulan Penumbra Akan Terjadi 25 Maret 2024
BMKG mengatakan gelombang tinggi diakibatkan adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari utara-timur laut dengan kecepatan angin berkisar 8-25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat-barat laut dengan kecepatan angin berkisar 6-20 knot terdampak dari Bibit Siklon Tropis 91S di Samudera Hindia bagian tenggara, selatan Jawa. Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Bitung, perairan Utara Jayapura.
Kondisi tersebut juga menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh-Kepulauan Mentawai, perairan Pulau Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Teluk Lampung, Samudera Hindia Barat Sumat4ra, Selat Sunda, perairan selatan Pulau Jawa-Pulau Sumba, Selat Bali-Badung-Lombok-Alas-Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian selatan, perairan Kupang-Pulau Rote-Pulau Sawu, Samud4ra Hindia Selatan Banten-Jawa Tengah.
“Gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2,5 sampai 4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Selatan Jawa Timur,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Rabu (20/3/2024).
Baca juga: BMKG: Gerhana Bulan Penumbra Akan Terjadi 25 Maret 2024
BMKG mengatakan gelombang tinggi diakibatkan adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari utara-timur laut dengan kecepatan angin berkisar 8-25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat-barat laut dengan kecepatan angin berkisar 6-20 knot terdampak dari Bibit Siklon Tropis 91S di Samudera Hindia bagian tenggara, selatan Jawa. Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Bitung, perairan Utara Jayapura.
Kondisi tersebut juga menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh-Kepulauan Mentawai, perairan Pulau Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Teluk Lampung, Samudera Hindia Barat Sumat4ra, Selat Sunda, perairan selatan Pulau Jawa-Pulau Sumba, Selat Bali-Badung-Lombok-Alas-Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian selatan, perairan Kupang-Pulau Rote-Pulau Sawu, Samud4ra Hindia Selatan Banten-Jawa Tengah.
Lihat Juga :