Istana soal Bajak Momentum Krisis ala Jokowi: Reformasi Segala Sektor
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
"Kepala Negara juga mengingatkan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak bisa dipertukarkan dengan apapun juga. Tidak ada ruang bagi siapapun untuk menggoyahkannya," tambah Fadjroel.
(Baca: Pidato Jokowi soal Penanggulangan Covid-19 Harus Segera Direalisasikan)
Menurut Fadjroel, pernyataan Jokowi ihwal membajak momentum krisis didedikasikan untuk perekonomian nasional yang adil, kepentingan yang sudah bekerja, kepentingan yang sedang mencari kerja, mengentaskan kemiskinan, dengan menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas seluas-luasnya.
"Pidato Presiden pada 14 Agustus 2020 di hadapan MPR, DPR dan DPD, pada dasarnya adalah wujud pelaksanaan sumpah jabatan Presiden untuk menjalankan Pancasila, Mukadimah UUD 1945 dan Batang Tubuh UUD 1945," jelasnnya.
"Presiden Joko Widodo mewakafkan hidupnya untuk Indonesia Maju berdasarkan ideologi Pancasila dan UUD 1945, untuk demokrasi, reformasi 1998, Bhinneka Tunggal Ika di bawah naungan Merah Putih, di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya.
(Baca: Pidato Jokowi soal Penanggulangan Covid-19 Harus Segera Direalisasikan)
Menurut Fadjroel, pernyataan Jokowi ihwal membajak momentum krisis didedikasikan untuk perekonomian nasional yang adil, kepentingan yang sudah bekerja, kepentingan yang sedang mencari kerja, mengentaskan kemiskinan, dengan menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas seluas-luasnya.
"Pidato Presiden pada 14 Agustus 2020 di hadapan MPR, DPR dan DPD, pada dasarnya adalah wujud pelaksanaan sumpah jabatan Presiden untuk menjalankan Pancasila, Mukadimah UUD 1945 dan Batang Tubuh UUD 1945," jelasnnya.
"Presiden Joko Widodo mewakafkan hidupnya untuk Indonesia Maju berdasarkan ideologi Pancasila dan UUD 1945, untuk demokrasi, reformasi 1998, Bhinneka Tunggal Ika di bawah naungan Merah Putih, di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :