Bertemu Jokowi, Mendes PDTT dan Menaker: Tak Bahas Hak Angket, Titip Pesan ke Cak Imin
Senin, 18 Maret 2024 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Usai melaporkan kinerja kedua kementrian, Abdul dan Ida pun melaporkan mengenai kenaikan hasil suara di Pileg PKB pada Pemilu 2024. Keduanya juga berterimakasih kepada Jokowi karena diperbolehkan untuk nyaleg di masing-masing dapil. Halim sendiri maju di Dapil Jawa Timur VIII, sedangan Ida di Dapil DKI Jakarta II.
"Sekaligus juga tadi kita melaporkan ke Pak Presiden karena tadi laporan terkait dengan pileg. Artinya kita juga melaporkan terkait perolehan suara PKB secara nasional. Alhamdulillah naik cukup signifikan dan banyak pecah telur," ungkapnya.
Abdul menjelaskan pecah telur yang dimaksud yakni PKB mendapatkan penambahan kursi DPR RI secara nasional tidak hanya di Pulau Jawa. PKB juga pecah telur di beberapa daerah antara lain DKI I, DKI II, NTB I dan juga Sulawesi Tengah. "Jadi ini bagian dari yang kita laporkan ke Pak Presiden dan sekaligus kita ingin mendapatkan arahan untuk perkembangan dan pengabdian kita," jelasnya.
Abdul dan Ida juga menyinggung soal formula pemilu yang paling bagus untuk Indonesia di masa-masa yang akan datang. "Itu yang sempat kita singgung dikit diskusinya meski itu bukan ranahnya kita sebagai menteri. Kehadiran saya dan Bu Ida bukan sebagai pengurus DPP tapi sebagai menteri. Tapi karena memang kita orang kader partai jadi akhirnya diskusi juga terkait dengan dinamika Pileg 2024 dan yang akan datang," ungkapnya.
"Sekaligus juga tadi kita melaporkan ke Pak Presiden karena tadi laporan terkait dengan pileg. Artinya kita juga melaporkan terkait perolehan suara PKB secara nasional. Alhamdulillah naik cukup signifikan dan banyak pecah telur," ungkapnya.
Abdul menjelaskan pecah telur yang dimaksud yakni PKB mendapatkan penambahan kursi DPR RI secara nasional tidak hanya di Pulau Jawa. PKB juga pecah telur di beberapa daerah antara lain DKI I, DKI II, NTB I dan juga Sulawesi Tengah. "Jadi ini bagian dari yang kita laporkan ke Pak Presiden dan sekaligus kita ingin mendapatkan arahan untuk perkembangan dan pengabdian kita," jelasnya.
Abdul dan Ida juga menyinggung soal formula pemilu yang paling bagus untuk Indonesia di masa-masa yang akan datang. "Itu yang sempat kita singgung dikit diskusinya meski itu bukan ranahnya kita sebagai menteri. Kehadiran saya dan Bu Ida bukan sebagai pengurus DPP tapi sebagai menteri. Tapi karena memang kita orang kader partai jadi akhirnya diskusi juga terkait dengan dinamika Pileg 2024 dan yang akan datang," ungkapnya.
(cip)
Lihat Juga :