5 Marsekal TNI di Era Presiden Jokowi, Nomor 3 Jadi Menko Polhukam

Sabtu, 16 Maret 2024 - 20:27 WIB
loading...
5 Marsekal TNI di Era...
Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto pernah menjabat sebagai Panglima TNI periode 2017-2021. Foto/Dok Setkab
A A A
JAKARTA - Terdapat sejumlah nama yang menyandang pangkat Marsekal TNI di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya beberapa kali diangkat menjadi menteri setelah pensiun dari militer.

Marsekal merupakan salah satu pangkat dalam golongan perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Udara. Setara bintang 4, posisinya setingkat lebih tinggi dari Marsekal Madya (bintang 3).

Tanda pangkat Marsekal di Indonesia digunakan untuk jabatan seperti Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) hingga Panglima TNI. Di era Presiden Jokowi, ada beberapa nama pemegang pangkat tersebut. Berikut nama-namanya.

Marsekal TNI di Era Presiden Jokowi


1. Marsekal TNI Fadjar Prasetyo


Marsekal TNI Fadjar Prasetyo merupakan salah seorang perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Udara. Saat ini, ia masih aktif menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).

Melihat ke belakang, posisi KSAU didapat Fadjar Prasetyo ketika dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (20/5/2020). Menggantikan Yuyu Sutisna, waktu itu pangkatnya pun naik satu tingkat dari Marsekal Madya (bintang 3) menjadi Marsekal (bintang 4).

Sebelum menjadi KSAU, Fadjar Prasetyo lebih dulu menjabat sebagai Pangkogabwilhan III sejak 2019. Selain itu, sejumlah posisi strategis lain juga pernah diduduki jebolan AAU 1988 ini.

Sebut saja seperti Danlanud Halim Perdanakusuma (2016-2018), Pangkoopsau II (2018) hingga Pangkoopsau I (2018-2019).

2. Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna


Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna merupakan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) periode 2018-2020. Waktu itu, ia menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang ditunjuk menjadi Panglima TNI.

Yuyu Sutisna lahir di Jawa Barat, 10 Juni 1962. Pada riwayatnya, ia diketahui sebagai lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1986.

Sebelum menjadi KSAU, Yuyu Sutisna juga sudah banyak mencicipi posisi penting lain. Di antaranya seperti Pangkoopsau I (2015), Panglima Kohanudnas (2017) hingga Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (2017).

3. Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto


Berikutnya ada nama Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto. Ia pernah menjabat sebagai Panglima TNI periode 2017-2021.

Hadi Tjahjanto adalah jebolan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1986. Sebelum menjadi Panglima TNI, tentara kelahiran Malang ini sudah banyak menyandang jabatan penting lain di militer.

Sebut saja seperti Danlanud Abdul Rachman Saleh (2015), Irjen Kemhan (2016-2017) hingga Kepala Staf Angkatan Udara (2017-2018). Pasca pensiun dari militer, Hadi Tjahjanto juga beberapa kali mendapat kesempatan menjadi menteri di pemerintahan Presiden Jokowi, termasuk yang terbaru sebagai Menko Polhukam.

4. Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna


Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna mendapat pangkat Marsekal (bintang 4) ketika menjadi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). Dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pada Jumat (2/1/2015), posisi tersebut ditempatinya sejak 2015 hingga 2017.

Melihat ke belakang, Agus Supriatna diketahui sebagai jebolan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1983. Sebelumnya, ia lebih dulu menjabat posisi lain seperti Wairjen TNI (2014) hingga Kasum TNI (2014-2015).

5. Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia


Kemudian, ada nama Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia. Ia adalah Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) periode 2012-2015.

Ida Bagus diketahui sebagai lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1981. Sebelum ditunjuk menjadi KSAU, ia lebih dulu menjabat sebagai Dansesko TNI (2012).

Demikianlah ulasan mengenai deretan Marsekal TNI di era pemerintahan Presiden Joko Widodo.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Mama Sinta Tegaskan...
Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Inisiatif dan Pakai Biaya Sendiri
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Rekomendasi
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Berita Terkini
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved