Peran Strategis Media dalam Pemilu Serentak 2024
Jum'at, 25 November 2022 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
Terakhir kontrol sosial. Media berfungsi mengontrol, mengoreksi, mengkritik. Juga mengawasi jalannya birokrasi, sehingga dapat mencegah terjadinya penyelewengan, seperti Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN), dan berbagai penyimpangan.
Peran Media Massa dalam Pemilu
1. Informasi
Secara garis besar sajian penting media terkait pemilu yaitu peserta, penyelenggara, tahapan, pengamanan, serta peran serta masyarakat. Informasi kepada masyarakat harus dilakukan secara massif dan menyeluruh agar pesan yang diterima bisa utuh dan tidak terputus.
2. Edukasi
Memberi edukasi dan pemahaman kepada masyarakat pentingnya pemilu sehingga masyarakat tak ragu untuk menyalurkan hak pilihnya. Dampaknya partisipasi masyarakat positif.
3. Hiburan
Di tengah maraknya berita dan informasi politik, konten hiburan juga menarik untuk disajikan. Berita-berita ringan tentang pemilu, keunikan-keunikan, dan human interest.
4. Mengawasi
Media berperan penting dalam pengawasan pemilu. Mulai tahapan pendaftaran peserta hingga proses pemilihan. Harapannya pemilu berjalan secara langsung, umum, bebas, rahasia.
5. Menangkal Hoaks
Maraknya informasi yang menyesatkan, berita bohong menjelang pemilu harus dijernihkan, diluruskan. Media bertugas untuk memberi dan mengembalikan informasi berita yang benar.
6. Media dan Partisipasi Publik
Peran aktif media menggiring keterlibatan publik dalam memilih tidak bisa dipandang sepele. Eksistensi media bahkan memiliki pengaruh yang tidak kecil dalam membantu masyarakat untuk dapat terlibat secara aktif dalam pemilu. Media dapat membentuk opini dan memperkuat persepsi publik untuk memilih wakil dan pemimpinnya.
7. Netralitas Media
Wartawan dan media harus menjaga netralitas pemberitaan. Wartawan profesional harus bisa bersikap netral dalam menjalankan profesinya sesuai Kode Etik Jurnalistik. Media menyaring dan memilah informasi yang disampaikan ke publik dengan menjaga netralitas, independen, menghasilkan berita akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.
Peran Media Massa dalam Pemilu
1. Informasi
Secara garis besar sajian penting media terkait pemilu yaitu peserta, penyelenggara, tahapan, pengamanan, serta peran serta masyarakat. Informasi kepada masyarakat harus dilakukan secara massif dan menyeluruh agar pesan yang diterima bisa utuh dan tidak terputus.
2. Edukasi
Memberi edukasi dan pemahaman kepada masyarakat pentingnya pemilu sehingga masyarakat tak ragu untuk menyalurkan hak pilihnya. Dampaknya partisipasi masyarakat positif.
3. Hiburan
Di tengah maraknya berita dan informasi politik, konten hiburan juga menarik untuk disajikan. Berita-berita ringan tentang pemilu, keunikan-keunikan, dan human interest.
4. Mengawasi
Media berperan penting dalam pengawasan pemilu. Mulai tahapan pendaftaran peserta hingga proses pemilihan. Harapannya pemilu berjalan secara langsung, umum, bebas, rahasia.
5. Menangkal Hoaks
Maraknya informasi yang menyesatkan, berita bohong menjelang pemilu harus dijernihkan, diluruskan. Media bertugas untuk memberi dan mengembalikan informasi berita yang benar.
6. Media dan Partisipasi Publik
Peran aktif media menggiring keterlibatan publik dalam memilih tidak bisa dipandang sepele. Eksistensi media bahkan memiliki pengaruh yang tidak kecil dalam membantu masyarakat untuk dapat terlibat secara aktif dalam pemilu. Media dapat membentuk opini dan memperkuat persepsi publik untuk memilih wakil dan pemimpinnya.
7. Netralitas Media
Wartawan dan media harus menjaga netralitas pemberitaan. Wartawan profesional harus bisa bersikap netral dalam menjalankan profesinya sesuai Kode Etik Jurnalistik. Media menyaring dan memilah informasi yang disampaikan ke publik dengan menjaga netralitas, independen, menghasilkan berita akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.
Lihat Juga :