Soal Kontrak Cloud Sirekap dengan Alibaba, Komisioner KPU Saling Lempar Tanggung Jawab
Sabtu, 16 Maret 2024 - 08:01 WIB
loading...
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), August Mellaz mengaku belum mengetahui perihal kerja sama antara KPU dengan raksasa teknologi asal China, Alibaba. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) , August Mellaz mengaku belum mengetahui perihal kerja sama antara KPU dengan raksasa teknologi asal China, Alibaba. Kerja sama ini dalam rangka pengadaan dan kontrak komputasi awan (cloud) untuk Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) Pemilu 2024.
Kerja sama KPU dengan Alibaba terungkap dalam persidangan Komisi Informasi Pusat (KIP). Mellaz menyebut akan menanyakan kebenaran hal tersebut kepada Betty Epsilon Idroos selaku Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU.
Baca juga: Soal Kontrak Alibaba, Roy Suryo: KPU Bisa Digugat ke Mahkamah Internasional
"Saya masih belum tahu ya, nanti kita tanya di internal. Kalau tidak salah itu bagiannya di urusan teknologi informasi di Ibu Betty di situ ya," ujar Mellaz kepada wartawan di Kantor KPU, Jumat (15/3/2024) malam.
Saat ini, Mellaz mengatakan KPU sedang fokus melakukan rekapitulasi suara berjenjang tingkat nasional. Sebab, KPU harus mengumumkan hasil Pemilu 2024 paling lambat 20 Maret 2024.
Kerja sama KPU dengan Alibaba terungkap dalam persidangan Komisi Informasi Pusat (KIP). Mellaz menyebut akan menanyakan kebenaran hal tersebut kepada Betty Epsilon Idroos selaku Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU.
Baca juga: Soal Kontrak Alibaba, Roy Suryo: KPU Bisa Digugat ke Mahkamah Internasional
"Saya masih belum tahu ya, nanti kita tanya di internal. Kalau tidak salah itu bagiannya di urusan teknologi informasi di Ibu Betty di situ ya," ujar Mellaz kepada wartawan di Kantor KPU, Jumat (15/3/2024) malam.
Saat ini, Mellaz mengatakan KPU sedang fokus melakukan rekapitulasi suara berjenjang tingkat nasional. Sebab, KPU harus mengumumkan hasil Pemilu 2024 paling lambat 20 Maret 2024.
Lihat Juga :