Gelar Aksi Tabur Bunga, Rektor UII Yogyakarta: Demokrasi telah Mati di Tangan Jokowi

Jum'at, 15 Maret 2024 - 14:54 WIB
loading...
Gelar Aksi Tabur Bunga,...
Sejumlah guru besar dan segenap sivitas UII Yogyakarta menggelar aksi tabur bunga. Hal ini sebagai simbol matinya demokrasi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sejumlah guru besar dan segenap sivitas Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta menggelar aksi tabur bunga. Hal ini sebagai simbol matinya demokrasi.

Kegiatan tersebut digelar di depan Gedung Auditorium Prof KH Abdul Kahar Muzakkir, Kampus Terpadu UII, Sleman, DIY, Kamis (14/3/2024).

Tabur bunga dilakukan di atas sebuah keranda berkudung kain bewarna hitam, yang terdapat tulisan "Demokrasi." Aksi simbolik atas matinya demokrasi itu pun dipimpin oleh Rektor UII Yogyakarta, Fathul Wahid.

Sebelum melakukan aksi tabur bunga, Fathul menyampaikan orasinya terkait kegelisahan atas perkembangan demokrasi saat ini. Menurutnya, demokrasi perlahan dimatikan oleh rezim saat ini, salah satunya melakukan amandemen terhada UU KPK, UU Minerba hingga UU Ciptaker.

Baca juga: Rektor UII Yogyakarta Sebut Terjadi Kemunduran Demokrasi di Indonesia

Tak hanya itu, Fathul menilai, upaya kasar membunuh demokrasi dengan mengintervensi Mahkamah Konstitusi (MK). Terkhusus, meloloskan gugatan syarat batas usia presiden dan wakil presiden, yang berujung putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka melenggang maju ke kontestasi Pilpres 2024 bersama Prabowo Subianto.

"Demokrasi sebagai kesepakatan publik yang suci telah mati di tangan Presiden Jokowi," terang Fathul.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
28 Tahun Reformasi 1998:...
28 Tahun Reformasi 1998: Demokrasi Tumbuh, Oligarki Menguat, Keadilan Sosial Masih Diperebutkan
Kebangkitan Nasional...
Kebangkitan Nasional dengan Meningkatkan Kohesi Sosial
Feri Amsari Dipolisikan,...
Feri Amsari Dipolisikan, Pangi Syarwi Chaniago: Negara Demokrasi 'Dewanya' Itu Kebebasan
Todung Mulya Lubis Jadi...
Todung Mulya Lubis Jadi Kuasa Hukum Saiful Mujani di Kasus Dugaan Makar
Puspoll Nilai Parliamentary...
Puspoll Nilai Parliamentary Threshold Perlu Formula Seimbang antara Stabilitas dan Demokrasi
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Dorong Edukasi Zero...
Dorong Edukasi Zero Waste, GreenSkill ID Dukung Lintas Lingkungan 2025 UII
Separuh Penduduk Barat...
Separuh Penduduk Barat Yakin Demokasi Sudah Lumpuh, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Berita Terkini
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Singgung Perbedaan Pandangan,...
Singgung Perbedaan Pandangan, Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved