BMKG soal Banjir Semarang: Alami Penurunan Tanah, Diperparah Banjir Rob

Kamis, 14 Maret 2024 - 20:20 WIB
loading...
BMKG soal Banjir Semarang:...
Stasiun Semarang Tawang terendam banjir, Kamis (14/3/2024). FOTO/SINDOnews/AHMAD ANTONI
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) Dwikorita Karnawati turut menyoroti cuaca ekstrem hingga menyebabkan banjir di wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah. Menurutnya, BMKG telah menerbitkan peringatan dini akan terjadinya cuaca ekstrem di Semarang.

Peringatan dini relatif mudah dilakukan daripada melakukan aksi dini. Apalagi, kata Dwikorita, Kota Sekarang telah alami penurunan permukaan tanah.

"Wilayah Semarang itu kan memang mengalami penurunan (permukaan tanah). Kalau wilayah lain belum banjir, di situ banjir dulu. Apalagi ada banjir rob, jadi banjirnya tidak hanya dari hujan. Tapi diperparah banjir rob dari laut," kata Dwikorita saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2024).



Dwikorita menyampaikan, BMKG memberikan peringatan dini. Bahkan, katanya, peringatan dini dilakukan sejak tiga hari sebelum terjadinya cuaca ekstrem.

"Kami memberi peringatan dini dari sepekan sebelum kejadian, diulang sampai 3 hari sebelum kejadian, diulang sampe 3 jam sebelum kejadian. Maksudnya agar diingetin terus awas lo awas lo, begitu," tuturnya.

Untuk diketahui, Kota Semarang dikepung banjir akibat cuaca ekstrem yang ditandai hujan dengan intensitas tinggi disertai petir dan angin kencang di hampir sebagian besar wilayah pada Rabu (13/3/2024) malam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Kolaborasi dan Deteksi...
Kolaborasi dan Deteksi Dini Hadapi Ancaman Karhutla 2026
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
Cegah Karhutla Akibat...
Cegah Karhutla Akibat El Nino, Kemenhut-BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Rekomendasi
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Berita Terkini
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved