Iklan Porno di GuruBP.com, DPR Minta Kemendikbud Tertibkan Situs PJJ
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, dia mendesak evaluasi di Kemendikbud untuk mengukur sejauh mana situs-situs di bawah pengelolaan intansi pemerintah tersebut benar-benar efektif menjadi sarana pembelajaran jarak jauh. "Apakah mudah diakses, tidak lemot bila banyak yang mengaksesnya, kontennya cukup variatif, dan solutif bagi peserta didik," ucapnya.(Baca juga: Kisah Gilang, Bocah SD Pemungkut Cengkeh di Kebun Demi Kuota Internet )
Untuk diketahui, melalui surat edaran Nomor 15 tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19, Kemendikbud telah memberikan 23 situs rekomendasi, khusus untuk pembelajaran jarak jauh. "Hanya evaluasinya bagaimana, yakni sosialisasi mengenai PJJ ini dilakukan," ujar Fikri.
23 situs tersebut berisi materi pembelajaran mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi yang bisa diakses baik oleh siswa atau mahasiswa, maupun guru atau dosen. Protes publik belakangan muncul ketika salah satu blog penyedia konten Pendidikan memuat iklan yang bermuatan ponografi diketahui oleh salah satu orang tua siswa kelas 2 SD. Dia kemudian merekam tayangan iklan di situs tersebut dan menyebarkannya melalui media sosial sehingga menjadi viral di masyarakat.(Baca juga: Gerakan Bangkit Belajar Janji Sediakan 2.156 Titik WiFi Gratis )
Untuk diketahui, melalui surat edaran Nomor 15 tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19, Kemendikbud telah memberikan 23 situs rekomendasi, khusus untuk pembelajaran jarak jauh. "Hanya evaluasinya bagaimana, yakni sosialisasi mengenai PJJ ini dilakukan," ujar Fikri.
23 situs tersebut berisi materi pembelajaran mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi yang bisa diakses baik oleh siswa atau mahasiswa, maupun guru atau dosen. Protes publik belakangan muncul ketika salah satu blog penyedia konten Pendidikan memuat iklan yang bermuatan ponografi diketahui oleh salah satu orang tua siswa kelas 2 SD. Dia kemudian merekam tayangan iklan di situs tersebut dan menyebarkannya melalui media sosial sehingga menjadi viral di masyarakat.(Baca juga: Gerakan Bangkit Belajar Janji Sediakan 2.156 Titik WiFi Gratis )
(abd)
Lihat Juga :