Menteri KKP Jadikan Indonesia Pemasok Lobster Dunia
Rabu, 06 Maret 2024 - 20:27 WIB
loading...
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memastikan sampai saat ini belum ada perubahan aturan mengenai pelarangan ekspor Benih Bening Lobster (BBL). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memastikan sampai saat ini belum ada perubahan aturan mengenai pelarangan ekspor Benih Bening Lobster (BBL) di Indonesia. Pelarangan itu sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Sampai hari ini (ekspor) masih ditutup. Tapi kita sudah melihat, bahwa budidaya lobster di Vietnam, bibitnya 100% berasal dari Indonesia. Yang aneh, kita sudah tutup melalui Peraturan Menteri Nomor 17, tetapi kok di sana produksinya jalan terus," ungkap Trenggono seusai mengisi talkshow Pancing Treng di Yogyakarta, Rabu (6/3/2024).
Menyadari kerugian negara dan ancaman kerusakan ekosistem imbas masih terjadinya ekspor benur ilegal, Trenggono berinisiatif melakukan diplomasi dengan pemerintah Vietnam. Lobi-lobi diplomasi akhirnya menghasilkan kerja sama kelautan dan perikanan antara Indonesia dan Vietnam yang telah ditandatangani beberapa waktu lalu.
Baca juga: Menteri Sakti Penuhi Janji, Ekspor Benih Lobster Resmi Dilarang
Trenggono memaparkan, kerja sama perikanan menjadi jalan masuknya investasi budidaya lobster di Indonesia oleh para pelaku usaha Vietnam. Melalui kerja sama ini pula, akan terjadi transfer teknologi dan pengetahuan budidaya lobster bagi pembudidaya di Tanah Air.
Kerja sama perikanan dua negara sekaligus untuk menekan praktik ilegal ekspor benur yang terbukti merugikan negara hingga triliunan rupiah per tahun.
Baca juga: Di Portugal, Menteri Trenggono Beberkan Jurus Sakti Ekonomi Biru
"Sampai hari ini (ekspor) masih ditutup. Tapi kita sudah melihat, bahwa budidaya lobster di Vietnam, bibitnya 100% berasal dari Indonesia. Yang aneh, kita sudah tutup melalui Peraturan Menteri Nomor 17, tetapi kok di sana produksinya jalan terus," ungkap Trenggono seusai mengisi talkshow Pancing Treng di Yogyakarta, Rabu (6/3/2024).
Menyadari kerugian negara dan ancaman kerusakan ekosistem imbas masih terjadinya ekspor benur ilegal, Trenggono berinisiatif melakukan diplomasi dengan pemerintah Vietnam. Lobi-lobi diplomasi akhirnya menghasilkan kerja sama kelautan dan perikanan antara Indonesia dan Vietnam yang telah ditandatangani beberapa waktu lalu.
Baca juga: Menteri Sakti Penuhi Janji, Ekspor Benih Lobster Resmi Dilarang
Trenggono memaparkan, kerja sama perikanan menjadi jalan masuknya investasi budidaya lobster di Indonesia oleh para pelaku usaha Vietnam. Melalui kerja sama ini pula, akan terjadi transfer teknologi dan pengetahuan budidaya lobster bagi pembudidaya di Tanah Air.
Kerja sama perikanan dua negara sekaligus untuk menekan praktik ilegal ekspor benur yang terbukti merugikan negara hingga triliunan rupiah per tahun.
Baca juga: Di Portugal, Menteri Trenggono Beberkan Jurus Sakti Ekonomi Biru
Lihat Juga :