KPK Sebut Korupsi Rumah Jabatan DPR Diduga terkait Mark Up Harga
Rabu, 06 Maret 2024 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
"Katanya mahal, padahal di pasar nggak seperti itu," ucapnya.
Sejalan dengan itu, KPK telah mengajukan pencegahan tujuh orang bepergian ke luar negeri.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri menyatakan pencegahan tersebut demi mulusnya penyidikan perkara yang dimaksud.
"Karena telah berjalannya proses penyidikan perkara dugaan korupsi dalam pengadaan sarana kelengkapan rumah jabatan anggota DPR RI TA 2020 dan agar para pihak terkait dapat kooperatif dan selalu hadir dalam setiap agenda pemanggilan pemeriksaan oleh tim penyidik," kata Ali melalui keterangan tertulisnya, Selasa (5/3/2024).
Ali menyebutkan pihaknya pun telah bersurat kepada Direktorat Jenderal Imigraei Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) terkait pencegahan tujuh orang tersebut keluar dari wilayah NKRI.
Sejalan dengan itu, KPK telah mengajukan pencegahan tujuh orang bepergian ke luar negeri.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri menyatakan pencegahan tersebut demi mulusnya penyidikan perkara yang dimaksud.
"Karena telah berjalannya proses penyidikan perkara dugaan korupsi dalam pengadaan sarana kelengkapan rumah jabatan anggota DPR RI TA 2020 dan agar para pihak terkait dapat kooperatif dan selalu hadir dalam setiap agenda pemanggilan pemeriksaan oleh tim penyidik," kata Ali melalui keterangan tertulisnya, Selasa (5/3/2024).
Ali menyebutkan pihaknya pun telah bersurat kepada Direktorat Jenderal Imigraei Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) terkait pencegahan tujuh orang tersebut keluar dari wilayah NKRI.
Lihat Juga :