Suara PSI Makin Hari Kian Meroket, KPU: Hitung Manual Masih Berlangsung

Sabtu, 02 Maret 2024 - 19:28 WIB
loading...
Suara PSI Makin Hari...
Komisioner KPU Idham Holik memberikan keterangan soal rekapitulasi penghitungan secara berjenjang di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2024). Foto: iNews Media/Danandaya Arya Putra
A A A
JAKARTA - Perolehan suara nasional Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui aplikasi Sirekap pada Sabtu, 2 Maret 2024 mencapai 3,13 persen, padahal sebelumnya hanya 2,93 persen, Kamis (29/2/2024).

Melihat itu, Komisioner KPU Idham Holik mengatakan, penghitungan suara manual saat ini sedang berlangsung.

"KPU masih melakukan rekapitulasi secara berjenjang. Proses rekapitulasi saat ini pada umumnya sudah berada dalam tingkat Kabupaten/Kota walaupun memang masih ada pada tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)," ujar Idham di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2024).

Baca juga: Goenawan Mohamad Pertanyakan Lonjakan Suara PSI Dalam Sekejap

Rekapitulasi suara berjenjang akan berlangsung sampai 20 Maret 2024. Proses rekapitulasi secara berjenjang melalui tahapan di tingkat TPS, Kecamatan, Kabupaten/Kota, provinsi, dan terakhir di tingkat nasional yang diselenggarakan di Kantor KPU.

Menurut dia, suara resmi yang ditetapkan KPU melalui rekapitulasi berjenjang bukan melalui aplikasi Sirekap.

"Kami belum mengerti yang dimaksud dengan lonjakan tersebut itu lonjakan yang mana. Yang jelas UU Pemilu menegaskan perolehan suara peserta pemilu yang disahkan KPU itu berdasarkan rekapitulasi resmi yang dilakukan mulai dari PPK, KPU Kabupaten atau Kota, KPU Provinsi, dan KPU RI," ungkapnya.

KPU terus memperbarui data real count atau hitung suara pemilu legislatif dan perolehan suara partai politik (parpol) 2024 . Dari 18 parpol, sejumlah parpol mengalami perubahan presentase suara.

Berdasarkan hasil real count KPU Pileg 2024 yang dirilis di situs pemilu2024.kpu.go.id, total suara yang masuk hingga Kamis (29/2/2024) pukul 18.00 WIB yaitu 65,56 persen. Data diambil dari 539.696 TPS dari 823.236 TPS.

Dari pekan lalu, komposisi parpol yang berada di atas ambang batas parlemen sebesar 4 persen tidak terlalu banyak perubahan.

Hanya ada satu parpol yaitu PPP dari 9 partai sebelumnya yang berdasarkan hasil real count berada di atas 4 persen kini terlempar dari ambang batas parlemen yaitu di angka 3,99 persen.

Sementara, satu parpol lainnya yaitu PSI mengalami tren kenaikan sejak pekan lalu. Tercatat, pada Kamis, 22 Februari 2024, suara PSI masih berada di 2,55 persen. Saat ini, partai yang diketuai putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep berada pada angka 2,93 persen.

Dengan data real count KPU yang saat ini baru masuk di angka 65,56 persen bukan tidak mungkin PSI terus menunjukkan kenaikan suara sehingga mampu lolos ambang batas parlemen 4 persen.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Eks Waketum Projo Sebut...
Eks Waketum Projo Sebut Jokowi dan PSI Akan Babak Belur usai Serang JK Pakai Isu SARA
Kaesang, Ketua Timses...
Kaesang, Ketua Timses Reynaldo Hadiri Malam Kolaborasi Daerah
Grace Natalie Instruksikan...
Grace Natalie Instruksikan Ahmad Ali Tidak Kaitkan dengan PSI
Grace Natalie Sebut...
Grace Natalie Sebut Pernyataan Ahmad Ali Atas Instruksinya Langsung
Grace Natalie Ngaku...
Grace Natalie Ngaku Tak Punya Masalah dengan JK: Saya Terbuka Kalau Mau Diskusi
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
Rekomendasi
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved