Presiden Jokowi Bicara Peluang Indonesia Jadi Negara Maju, Kapan?

Sabtu, 02 Maret 2024 - 12:13 WIB
loading...
Presiden Jokowi Bicara...
Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam Kongres XXIII PGRI di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (2/3/2024). FOTO/MPI/BINTI MUFARIDA
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengungkapkan Indonesia berpeluang menjadi negara maju dalam tiga periode kepemimpinan nasional ke depan. Syaratnya, Indonesia harus mampu memanfaatkan bonus demografi untuk maju.

"Saya tidak pernah bosan mengingatkan, bahwa Indonesia memiliki kesempatan emas, memiliki kesempatan besar untuk melompat menjadi negara maju dalam 3 periode kepemimpinan nasional ke depan," kata Jokowi mengawali sambutan dalam Kongres XXIII PGRI di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (2/3/2024).

Jokowi mengatakan, peluang Indonesia itu telah dihitung oleh The Organization for Identity and Cultural Development (OICD), International Monetary Fund (IMF), hingga World Bank.

Baca juga: Buka Kongres XXIII PGRI, Presiden Jokowi: Jasa Guru Sangat Besar untuk Negara

"Itu bukan itung-itungan saya, itu bukan itung-itungan Bappenas, itu bukan itung-itungan OICD, itu bukan itung-itungan IMF, itung-itungan World Bank, semuanya ngitung. Ada peluang besar untuk melompat menjadi negara maju," ujarnya.

Meski begitu, Jokowi mengingatkan agar Indonesia tidak terjebak pada middle income trap, seperti negara-negara di Amerika Latin yang di tahun 1950-an sudah menjadi negara berkembang namun banyak yang turun menjadi negara miskin.

"Hati-hati, jangan kita terjebak pada middle income trap. Negara-negara di Amerika Latin tahun 50, tahun 60, tahun 70, sudah menjadi negara berkembang. Mereka diberi kesempatan, karena dalam sebuah peradaban negara itu biasanya sekali diberi kesempatan, tapi tidak bisa menggunakan kesempatan itu, akhirnya negara-negara di sana sampai sekarang tetap jadi negara berkembang. Bahkan ada yang turun levelnya menjadi negara miskin. Jangan sampai itu terjadi di negara kita, Indonesia," ujarnya.

Jokowi meminta agar Indonesia harus menggunakan kesempatan bonus demografi untuk maju. "Melompat menjadi negara maju yaitu ketika kita mendapatkan yang namanya bonus demografi, di mana salah satu kuncinya adalah kualitas dan produktivitas generasi muda kita. Sekali lagi, produktivitas generasi muda kita," katanya.

"Oleh sebab itu, pendidikan SDM, pembangunan SDM, menjadi sangat sangat penting. Baik dari sisi fisik, baik dari sisi skill, maupun dari sisi karakter," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Rekomendasi
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved