Kasus Bullying Marak, Jokowi Minta Guru Jadi Ujung Tombak Ciptakan Sekolah Aman
Sabtu, 02 Maret 2024 - 11:13 WIB
loading...
Presiden Jokowi menyoroti maraknya kasus bullying atau perundungan di lingkungan sekolah yang marak akhir-akhir ini. Foto/MPI/binti mufarida
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti maraknya kasus bullying atau perundungan di lingkungan sekolah yang terjadi akhir-akhir ini. Bahkan, beberapa di antaranya memakan korban jiwa.
"Saya betul-betul sangat khawatir akhir-akhir ini terjadinya kasus bullying, terjadinya kasus perundungan, kasus kekerasan kasus pelecehan yang bahkan ada yang memakan korban jiwa," kata Jokowi saat menghadiri Kongres XXIIII di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (2/3/2024).
Jokowi pun mengingatkan kasus bullying tidak boleh terus dibiarkan berlarut-larut. Mengingat, sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman bagi siswa.
Baca juga: Buka Kongres XXIII PGRI, Presiden Jokowi: Jasa Guru Sangat Besar untuk Negara
"Ini tidak boleh terjadi lagi, dibiarkan berlarut dan sekolah harus menjadi safe house, harus menjadi rumah yang aman bagi siswa-siswa kita, untuk belajar, untuk bertanya, untuk berkreasi, untuk bermain, untuk bersosialisasi," kata Jokowi.
"Saya betul-betul sangat khawatir akhir-akhir ini terjadinya kasus bullying, terjadinya kasus perundungan, kasus kekerasan kasus pelecehan yang bahkan ada yang memakan korban jiwa," kata Jokowi saat menghadiri Kongres XXIIII di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (2/3/2024).
Jokowi pun mengingatkan kasus bullying tidak boleh terus dibiarkan berlarut-larut. Mengingat, sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman bagi siswa.
Baca juga: Buka Kongres XXIII PGRI, Presiden Jokowi: Jasa Guru Sangat Besar untuk Negara
"Ini tidak boleh terjadi lagi, dibiarkan berlarut dan sekolah harus menjadi safe house, harus menjadi rumah yang aman bagi siswa-siswa kita, untuk belajar, untuk bertanya, untuk berkreasi, untuk bermain, untuk bersosialisasi," kata Jokowi.
Lihat Juga :