Buka Muktamar VIII DMI, JK Ingin Masjid Makmurkan Masyarakat
Jum'at, 01 Maret 2024 - 18:31 WIB
loading...
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla ingin masjid-masjid di Indonesia bisa memakmurkan masyarakat. Foto/MPI/ari sandita murti
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) ingin agar masjid-masjid di Indonesia bisa memakmurkan masyarakat, khususnya umat Muslim. Maka itu, JK mendorong agar pengelola masjid bisa melakukan kegiatan ekonomi yang baik secara bersama-sama.
"Maka, tentu kemajuan itu menjadi dasar, karena itu pedoman selalu saya katakan, bukan hanya selalu memakmurkan masjid, tapi bagaimana masjid memakmurkan masyarakat," ujar JK dalam sambutannya di Pembukaan Muktamar VIII DMI di Jakarta, Jumat (1/3/2024).
JK awalnya menyinggung, Rukun Islam sejatinya ada 5 yakni syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji. Namun, masih banyak umat Islam di Indonesia yang hanya mampu melaksanakan 3 rukun saja, yakni shayadat, salat, dan puasa.
"Syahadat gampang, salat alhamdulillah, tapi bayar zakat musti mampu, puasa tentu semua bisa, naik haji juga tentu harus mampu, kalau tidak mampu cuma 3 yang bisa dilaksanakan. Rukun Islam 5, tapi tidak mampu, cuma 3 yang terlaksana, kita mau lengkap," tuturnya.
Baca juga: JK: Muktamar VIII Baru Digelar karena Tak Ingin DMI Jadi Tempat Pergulatan Politik
Maka itu, JK ingin jika setiap masjid di Indonesia bisa turut memakmurkan masyarakat Indonesia, khususnya umat muslim. Bukan hanya selalu masyarakat yang memakmurkan masjid saja.
JK pun mendorong agar masjid-masjid bisa melakukan kegiatan ekonomi yang baik sehingga bisa turut andil memakmurkan masyarakat tersebut. "Itulah yang menjadi dasar kita semua bahwa masjid harus memiliki kegiatan-kegiatan ekonomi-ekonomi yang baik secara bersama-sama, tanpa itu kita tak akan membawa masjid itu ke tempat seharusnya dilaksanakan," katanya.
"Maka, tentu kemajuan itu menjadi dasar, karena itu pedoman selalu saya katakan, bukan hanya selalu memakmurkan masjid, tapi bagaimana masjid memakmurkan masyarakat," ujar JK dalam sambutannya di Pembukaan Muktamar VIII DMI di Jakarta, Jumat (1/3/2024).
JK awalnya menyinggung, Rukun Islam sejatinya ada 5 yakni syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji. Namun, masih banyak umat Islam di Indonesia yang hanya mampu melaksanakan 3 rukun saja, yakni shayadat, salat, dan puasa.
"Syahadat gampang, salat alhamdulillah, tapi bayar zakat musti mampu, puasa tentu semua bisa, naik haji juga tentu harus mampu, kalau tidak mampu cuma 3 yang bisa dilaksanakan. Rukun Islam 5, tapi tidak mampu, cuma 3 yang terlaksana, kita mau lengkap," tuturnya.
Baca juga: JK: Muktamar VIII Baru Digelar karena Tak Ingin DMI Jadi Tempat Pergulatan Politik
Maka itu, JK ingin jika setiap masjid di Indonesia bisa turut memakmurkan masyarakat Indonesia, khususnya umat muslim. Bukan hanya selalu masyarakat yang memakmurkan masjid saja.
JK pun mendorong agar masjid-masjid bisa melakukan kegiatan ekonomi yang baik sehingga bisa turut andil memakmurkan masyarakat tersebut. "Itulah yang menjadi dasar kita semua bahwa masjid harus memiliki kegiatan-kegiatan ekonomi-ekonomi yang baik secara bersama-sama, tanpa itu kita tak akan membawa masjid itu ke tempat seharusnya dilaksanakan," katanya.
Lihat Juga :