Tradisi Sadranan: Merayakan Kekerabatan dan Budaya di MaxOne Loji Kridanggo Boyolali
Kamis, 29 Februari 2024 - 23:44 WIB
loading...
A
A
A
“Tahun lalu kami berhasil menggelar festival tumpeng kedua yang diikuti perwakilan PKK se-Kabupaten Boyolali. Kami juga mensponsori upacara adat kirab tradisi Nyadran atau Sadranan bertempat di Dukuh Dungus, Kelurahan Seboto,” ujar Aloys Sutarto, pengusaha kelahiran Boyolali yang juga pendiri MaxOne Hotel Loji Kridanggo.
Untuk tahun ini, pihaknya juga ikut menggelar prosesi Tradisi Sadranan pada 27 Februari 2024. Pada prosesi ini turut diundang teman-teman waktu kecil Aloys yang sejak mereka dewasa telah berpisah untuk merantau, yang saat ini tinggal di Jabotabek, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan kota lain untuk nyekar.
Bersama-sama dan napak tilas perjalanan semasa anak-anak. Pada sore harinya dilanjutkan semua peserta boleh mengundang teman sahabat yang masih tinggal di Boyolali sehingga total peserta lebih dari 50 orang.
Kirap Tenong mengawali kegiatan ini. Kirab Tenong membawa tumpeng lengkap dengan lauk pauk dan ayam ingkung serta minuman dan makanan ringan tradisional.
Kegiatan kedua dalam rangkaian Nyadran adalah Ujub. Ujub merupakan tahap di mana Pemangku adat/modin/pendoa menjelaskan maksud kegiatan diadakan.
Kemudian, doa, pemangku adat/modin/pendoa memimpin kegiatan doa bersama yang ditujukan kepada roh leluhur yang sudah meninggal dunia. Setelah itu, dilanjutkan makan bersama atau disebut juga Kembul Bujono dan Tasyakuran.
Untuk tahun ini, pihaknya juga ikut menggelar prosesi Tradisi Sadranan pada 27 Februari 2024. Pada prosesi ini turut diundang teman-teman waktu kecil Aloys yang sejak mereka dewasa telah berpisah untuk merantau, yang saat ini tinggal di Jabotabek, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan kota lain untuk nyekar.
Bersama-sama dan napak tilas perjalanan semasa anak-anak. Pada sore harinya dilanjutkan semua peserta boleh mengundang teman sahabat yang masih tinggal di Boyolali sehingga total peserta lebih dari 50 orang.
Kirap Tenong mengawali kegiatan ini. Kirab Tenong membawa tumpeng lengkap dengan lauk pauk dan ayam ingkung serta minuman dan makanan ringan tradisional.
Kegiatan kedua dalam rangkaian Nyadran adalah Ujub. Ujub merupakan tahap di mana Pemangku adat/modin/pendoa menjelaskan maksud kegiatan diadakan.
Kemudian, doa, pemangku adat/modin/pendoa memimpin kegiatan doa bersama yang ditujukan kepada roh leluhur yang sudah meninggal dunia. Setelah itu, dilanjutkan makan bersama atau disebut juga Kembul Bujono dan Tasyakuran.
Lihat Juga :