Yusuf Lakaseng Perindo Sebut Kepercayaan Masyarakat pada KPU di Titik Nadir
Kamis, 29 Februari 2024 - 09:36 WIB
loading...
Ketua DPP Bidang Politik Partai Perindo, Yusuf Lakaseng mengatakan kepercayaan masyarakat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah di titik nadir. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Bidang Politik Partai Perindo , Yusuf Lakaseng mengatakan kepercayaan masyarakat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah di titik nadir. Salah satunya, kecurigaan terhadap proses rekapitulasi suara lewat Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) milik KPU.
“Jadi menurut saya sih kepercayaan kita kepada KPU sudah di titik nadir,” ujar Yusuf kepada iNews Media Group dikutip, Kamis (29/2/2024).
Baca juga: Partai Perindo Minta Pemilu Diulang, Ahmad Rofiq: Reaksi yang Ditimbulkan Penyelenggara
Sebelumnya, Yusuf mencurigai ada desain besar untuk mencuri suara Partai Perindo di Pemilu 2024 kali ini. Kecurigaan publik bahwa suara Partai Perindo diduga dialihkan ke salah satu partai yang dekat dengan Istana, dimana anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi ketua umumnya.
Apalagi, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah memberikan sanksi kepada Ketua KPU dan anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu. Ditambah, DKPP akan kembali memanggil Ketua KPU soal kebocoran data.
“Jadi menurut saya sih kepercayaan kita kepada KPU sudah di titik nadir,” ujar Yusuf kepada iNews Media Group dikutip, Kamis (29/2/2024).
Baca juga: Partai Perindo Minta Pemilu Diulang, Ahmad Rofiq: Reaksi yang Ditimbulkan Penyelenggara
Sebelumnya, Yusuf mencurigai ada desain besar untuk mencuri suara Partai Perindo di Pemilu 2024 kali ini. Kecurigaan publik bahwa suara Partai Perindo diduga dialihkan ke salah satu partai yang dekat dengan Istana, dimana anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi ketua umumnya.
Apalagi, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah memberikan sanksi kepada Ketua KPU dan anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu. Ditambah, DKPP akan kembali memanggil Ketua KPU soal kebocoran data.
Lihat Juga :