Usai Pemilu 2024, Menko Polhukam Ajak Semua Pihak Jaga Situasi Tetap Kondusif

Rabu, 28 Februari 2024 - 17:04 WIB
loading...
Usai Pemilu 2024, Menko...
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, menyambangi Kantor KWI di Jalan Cut Mutia, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2024). Foto/Carlos Roy Fajarta/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) , Hadi Tjahjanto menyebutkan, situasi kondusif setelah pelaksanaan Pemilu 2024 . Hal ini kata Menko Polhukam , terjaganya situasi ini demi menjadi harga diri bangsa.

Pandangan tersebut disampaikan Hadi usai menyambangi Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Jalan Cut Mutia, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2024).

"Saya sudah melaksanakan kunjungan ke PBNU. Kemudian tadi siang kita ke PGI, dan sekarang ke KWI. Serta nanti malam ke PP Muhammadiyah. Semuanya tujuannya adalah mengajak seluruh tokoh agama agar tetap menjaga situasi kondusif ini pasca-Pileg dan Pilpres dengan baik," ujar Hadi Tjahjanto.

Baca juga: Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Diminta Serius Tangani Kasus BLBI

Ia menegaskan, situasi di Indonesia saat ini masih baik dan semua tetap menjaga suasana kondusif. "Karena situasinya juga masih baik, dan kita harapkan, kita tetap mempererat persatuan dan kesatuan bangsa ini. Dengan cara menjaga semua masing-masing. Agar masyarakat merasakan pembangunan yang sedang dijalankan," kata dia.

Hadi menyebutkan, setelah mengobrol dengan para perwakilan dari KWI terdapat kesepemahaman akan pentingnya suasana kondusif pasca-Pemilu 2024.

"Tadi bertemu dengan Ketua KWI Mosenyur Anton dan seluruh Romo yang ada di sini, termasuk suster. Memiliki pemikiran dan komitmen yang sama tetap menjaga situasi yang terus kondusif sekarang," jelas Hadi Tjahjanto.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Pemuda Bogor Gelar Deklarasi...
Pemuda Bogor Gelar Deklarasi Peduli Kondusifitas dan Tolak Keras Radikalisme
Ketum PB Forki Buka...
Ketum PB Forki Buka 4th Shureido International Karate Cup 2025: Terbesar di Indonesia, Diikuti Ribuan Peserta dari 14 Negara
Rekomendasi
Ribuan Warga Mulai Padati...
Ribuan Warga Mulai Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng
Dewan Eropa Tuding FIFA...
Dewan Eropa Tuding FIFA Buka Pintu Kecurangan
Spanyol vs Argentina:...
Spanyol vs Argentina: Skor 0-0, Final Piala Dunia Berlanjut ke Extra Time
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
6 Kolonel Pecah Bintang...
6 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Panglima TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved