Karier Militer Prabowo Subianto, Menhan RI yang Mendapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Rabu, 28 Februari 2024 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Pasca lulus pendidikan, Prabowo membangun karier militernya secara perlahan. Sekitar 1976, ia pernah dipercaya menjadi Komandan Peleton Grup I Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha).
Sebagai informasi, pasukan tersebut dulu menjadi salah satu bagian dari operasi Tim Nanggala di Timor Timur. Menariknya, Prabowo yang kala itu masih berumur 26 tahun menjadi komandan termuda dalam operasi Tim Nanggala.
Mengutip laman Kemhan RI, Prabowo pernah menjadi Komandan Kompi Komando Grup 1 Kopassandha pada 1977. Beberapa tahun berselang, ia ditunjuk menjadi Wakil Komandan Detasemen-81 Kopassus (1983-1985).
Memasuki 1985, Prabowo mendapat penugasan di luar Korps Baret Merah. Ia dipercaya menjadi Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara Kostrad (1985-1987), Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1987-1991) hingga Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang 1/Kostrad (1991-1993).
Pada 1993, Prabowo kembali ke Korps Baret Merah. Kali ini, ia mendapat tugas sebagai Komandan Grup 3/Pusat Pelatihan Pasukan Khusus.
Tak lama berselang, Prabowo ditunjuk menjadi Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Kopassus. Kariernya semakin moncer ketika didaulat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus periode 1995-1998.
Sebagai informasi, pasukan tersebut dulu menjadi salah satu bagian dari operasi Tim Nanggala di Timor Timur. Menariknya, Prabowo yang kala itu masih berumur 26 tahun menjadi komandan termuda dalam operasi Tim Nanggala.
Mengutip laman Kemhan RI, Prabowo pernah menjadi Komandan Kompi Komando Grup 1 Kopassandha pada 1977. Beberapa tahun berselang, ia ditunjuk menjadi Wakil Komandan Detasemen-81 Kopassus (1983-1985).
Memasuki 1985, Prabowo mendapat penugasan di luar Korps Baret Merah. Ia dipercaya menjadi Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara Kostrad (1985-1987), Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1987-1991) hingga Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang 1/Kostrad (1991-1993).
Pada 1993, Prabowo kembali ke Korps Baret Merah. Kali ini, ia mendapat tugas sebagai Komandan Grup 3/Pusat Pelatihan Pasukan Khusus.
Tak lama berselang, Prabowo ditunjuk menjadi Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Kopassus. Kariernya semakin moncer ketika didaulat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus periode 1995-1998.
Lihat Juga :