Senator Yakin Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi 2 Dapen yang Dilaporkan Erick Thohir

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:51 WIB
loading...
Senator Yakin Kejagung...
Senator asal Jambi Ria Mayang Sari yakin bahwa Kejaksaan Agung (Kejagung) dapat menindaklanjuti laporan Menteri BUMN Erick Thohir soal audit 2 dana pensiun (dapen) perusahaan pelat merah. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Senator asal Jambi Ria Mayang Sari yakin bahwa Kejaksaan Agung (Kejagung) dapat menindaklanjuti laporan Menteri BUMN Erick Thohir soal audit 2 dana pensiun (dapen) perusahaan pelat merah. Pasalnya, hal tersebut bukan kasus pertama.

"Ini kan bukan kasus pertama yang ditangani. Kejagung sebelumnya sudah menangani beberapa kasus dana pensiun BUMN. Bahkan, sudah ada yang di pengadilan," kata Anggota Komite II DPD RI saat dihubungi, Rabu (28/2/2024).

"Karenanya, saya yakin Kejagung bisa menangani kasus ini hingga tuntas. Apalagi, laporan itu disertai audit BPKP, jadi tidak sulit untuk diusut," sambungnya.

Baca juga: Rencana Laporkan Dapen BUMN ke Kejagung Molor, Stafsus Erick Thohir: Lagi Dihitung

Mayang berpendapat, adanya evaluasi dan monitoring (monev) atas kasus-kasus korupsi dapen BUMN tidak kalah penting selain penegakan hukum. "Ini demi menciptakan tata kelola yang baik sehingga kasus serupa tidak terulang," imbuhnya.

Di sisi lain, senator asal Jambi ini mengapresiasi keseriusan Erick membenahi BUMN, termasuk dapen. Ia berharap komitmen tersebut tidak surut sekalipun pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) segera berakhir.

"Sekalipun pemerintahan segera berakhir, ikhtiar kita mewujudkan Indonesia tanpa korupsi, termasuk di BUMN, tidak boleh berhenti. Ini harus jalan terus," kata Mayang.

Sebelumnya, Erick Thohir menyerahkan hasil audit 2 dapen BUMN bermasalah kepada Kejagung. Audit dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan ada indikasi terjadinya korupsi.

Ia enggan memerinci siapa saja yang dilaporkan. Kendati begitu, dengan aduan tersebut, maka total 9 dapen telah dilaporkan Kementerian BUMN kepada Kejagung.

Adapun ketujuh dapen yang sebelumnya dilaporkan adalah PTPN I, Angkasa Pura I, Perum Perhutani, Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Kimia Farma, Krakatau Steel, dan Perusahaan Pelabuhan dan Pengerukan (DP4). Beberapa di antaranya sudah tahap penyidikan bahkan bergulir di pengadilan.

Di sisi lain, Kementerian BUMN bersama BPKP dan Kejagung membentuk tim untuk meneliti ulang indikasi korupsi di dapen pelat merah. Hasilnya, hanya 35% BUMN yang bisa mengelola dapen dengan baik.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Rekomendasi
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
MPLS 2026 Hadir dengan...
MPLS 2026 Hadir dengan Aturan Baru, Simak 5 Perubahan Utamanya
Berita Terkini
Kembali Bertambah, 5...
Kembali Bertambah, 5 Orang Meninggal Dunia saat Latsarmil Calon Manajer KDKMP/KNMP
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved